Sementara itu, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein mengatakan, pesanan sebanyak 500.000 genteng menjadi rekor tersendiri bagi industri genteng di wilayahnya.
“Para sopir diongkosin Rp 300 ribu, bensinnya juga sudah. Ini rekor untuk Purwakarta, ada yang pesan genteng sampai 500 ribu,” kata Om Zein.
Menurutnya, tingginya permintaan tersebut memberikan peluang ekonomi baru bagi para pelaku UMKM, khususnya perajin genteng di Plered.
Ia berharap momentum tersebut dapat menjadi awal kebangkitan industri genteng Plered yang sebelumnya sempat mengalami penurunan permintaan.
“Ke depan bisa lebih meningkat lagi dan peluang bagi pelaku UMKM di Purwakarta,” ujarnya.
