Selain itu, evaluasi rutin dilakukan setiap hari untuk memetakan berbagai kendala selama operasi berlangsung.
“Polda Jabar tiap jam 20.00 melakukan anev yang dipimpin langsung Kapolda. Semua pejabat operasi menyampaikan permasalahan di lapangan,” ujarnya.
Polda Jabar memprediksi kendaraan dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta yang tidak bisa melintasi tol akan dialihkan ke jalur arteri. Untuk itu, berbagai jalur alternatif telah disiapkan oleh masing-masing polres.
“Semua sudah kami siapkan, mulai dari peralatan hingga jalur alternatif menuju Jakarta. Polres-polres sudah menyiapkan jalurnya,” pungkasnya.
Mengantisipasi kecelakaan, Polda Jabar menempatkan personel di titik-titik rawan yang telah dipetakan berdasarkan kejadian tahun sebelumnya. Perbaikan sarana pendukung seperti penerangan jalan dan rambu peringatan juga menjadi perhatian.(*)
