Purwakartaupdate.com, Purwakarta – Persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2027 mulai digeber Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Purwakarta.
Salah satunya yakni melakukan verifikasi estimasi jemaah haji yang masuk alokasi kuota keberangkatan tahun 1448 Hijriah atau 2027 Masehi.
Sebanyak 630 calon jemaah haji yang diperkirakan berangkat pada tahun 2027 diundang untuk mengikuti proses verifikasi sekaligus menerima berbagai informasi terkait persiapan penyelenggaraan ibadah haji.
Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Purwakarta, H. Syamsi Mufti, mengatakan kegiatan verifikasi terhadap 360 jemaah ini dilakukan secara bertahap yang di mulai pada Senin, 27 Juli 2026 hingga Jumat, 31 Juli 2026 nanti.
“Verifikasi ini bertujuan untuk memastikan kesiapan calon jemaah yang telah masuk estimasi kuota sekaligus memverifikasi berbagai persyaratan administrasi agar proses penetapan keberangkatan berjalan lancar,” jelas Syamsi, saat ditemui di Kantor Kemenhaj Purwakarta, pada Selasa, 28 Juli 2026.
Ia menyebut, verifikasi ini penting untuk memastikan apakah calon jemaah benar-benar siap berangkat pada tahun 2027 atau memilih menunda keberangkatan karena alasan tertentu, seperti kondisi kesehatan, kemampuan ekonomi maupun faktor lainnya.
“Kegiatan ini untuk memastikan apakah ada perubahan alamat, perubahan status pernikahan hingga nomor telpon yang bisa dihubungi. Bagi yang menunda, tetap memiliki hak berangkat pada tahun berikutnya dengan melengkapi surat pernyataan bermaterai,” jelas Syamsi.
Menurutnya, langkah itu ditempuh agar seluruh proses penyelenggaraan haji berjalan lebih tertata dan pelayanan kepada jemaah semakin optimal.
”Yang pertama kami lakukan adalah menyampaikan pemberitahuan kepada jemaah, terkait urut porsi serta jemaah prioritas lanjut usia (lansia). Saat ini juga sedang berlangsung verifikasi tahap pertama bagi jemaah urut porsi haji 2027,” ujarnya.
