Keterlibatan berbagai organisasi mahasiswa, pelajar, komunitas pecinta alam, hingga kelompok pendaki menunjukkan bahwa kepedulian terhadap bencana dapat menjadi ruang bersama untuk membangun solidaritas lintas kelompok.
Penyelenggara berharap gerakan tersebut dapat menjadi katalis bagi lahirnya aksi-aksi kepedulian sosial yang tidak lagi berjalan secara parsial, melainkan berkembang menjadi gerakan pemuda Purwakarta yang solid, kolaboratif, dan berkelanjutan dalam merespons berbagai persoalan kemanusiaan maupun lingkungan. (Red)
