4. Membuat Pot Semai Bibit dari Koran Bekas
Membuat tempat persemaian dari koran bekas adalah alternatif bijak untuk mengurangi penggunaan wadah plastik sekali pakai.
Keunggulan pot semai dari kertas ini adalah bibit dapat ditanam langsung ke tanah tanpa harus mencabut akarnya terlebih dahulu, sehingga mencegah risiko transplant shock (stres pindah tanam).
Caranya, potong koran menjadi lembaran panjang, lalu gulung mengelilingi cetakan berbentuk silinder seperti gelas kecil.
Lipat dan tekan bagian dasarnya hingga kokoh, lalu keluarkan cetakannya. Masukkan media semai yang gembur ke dalam pot kertas tersebut.
Tanam benih pilihan Anda, siram halus, dan letakkan di area yang mendapat cukup cahaya. Saat bibit siap dipindahkan, cukup tanam seluruh bagian pot koran ke dalam tanah karena pot tersebut akan terurai dengan sendirinya.
5. Mencampurkan Koran Bekas ke Media Tanam Umbi-umbian
Tanaman penghasil umbi seperti kentang, ubi jalar, maupun lobak memerlukan media tanam yang gembur dan poros agar bentuk umbinya dapat berkembang maksimal.
Potongan koran bekas secara terbatas dapat dicampurkan guna memperbaiki struktur dan drainase media.
Cukup potong koran menjadi ukuran kecil, lalu aduk rata bersama tanah gembur dan kompos matang. Pastikan persebaran potongan kertas merata dan tidak menggumpal padat.
Campuran ini akan menciptakan rongga udara yang baik sekaligus meningkatkan retensi organik tanah.
Penggunaan koran dalam media tanam ini hendaknya difungsikan sebagai bahan pelengkap, bukan pengganti tanah utama. Pastikan media tetap memiliki sirkulasi udara yang optimal dan kaya akan unsur hara.
