PURWAKARTA, PURWAKARTAUPDATE.COM – Lengkuas atau laos (Alpinia galanga) merupakan salah satu bumbu dapur utama yang hampir selalu ada di dapur masyarakat Indonesia.
Selain menambah aroma dan kelezatan masakan, rempah ini juga kaya akan manfaat bagi kesehatan tubuh.
Menanam lengkuas sendiri di rumah, baik menggunakan pot, polybag, maupun secara langsung di pekarangan, sebenarnya cukup mudah.
Tanaman herbal ini tergolong sangat tahan banting dan mudah beradaptasi di berbagai kondisi lingkungan.
Namun, jika Anda menginginkan hasil panen rimpang yang besar, gemuk, dan melimpah, ada beberapa teknik khusus yang perlu dipahami sejak awal penanaman.
Dilansir oleh PurwakartaUpdate dari berbagai sumber, berikut adalah panduan dan langkah praktis cara menanam lengkuas yang benar agar hasilnya maksimal.
1. Memilih Bibit Lengkuas berkualitas
Langkah pertama yang sangat menentukan keberhasilan budidaya adalah pemilihan bibit. Anda perlu memilih rimpang lengkuas yang sudah tua, yaitu berumur sekitar 10 hingga 12 bulan.
Ciri-ciri rimpang yang bagus adalah tampak sehat, bernas, padat, dan benar-benar bebas dari serangan hama atau penyakit tanaman.
Selain itu, pastikan rimpang memiliki minimal 2–3 bakal mata tunas yang terlihat aktif dan calon tunasnya tidak membusuk. Sebelum ditanam, Anda bisa memotong rimpang menjadi beberapa bagian sesuai jumlah calon tunas.
Keringkan atau angin-anginkan potongan rimpang tersebut selama 1–2 hari di tempat yang teduh. Proses penyemaian sederhana ini bertujuan agar bekas potongan mengering sehingga rimpang tidak mudah membusuk saat dimasukkan ke dalam media tanah.
