Berbagai jenis sayuran ditanam dalam vertical garden, di antaranya pakcoy, selada, kangkung, bayam, daun bawang, dan kemangi. Jenis tanaman tersebut dipilih karena dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan sehari-hari sekaligus memberikan variasi pada tanaman yang dibudidayakan.
Dengan beragam sayuran tersebut, vertical garden diharapkan dapat menjadi alternatif sederhana untuk mendukung pemanfaatan ruang sekaligus penyediaan pangan rumah tangga.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa limbah rumah tangga dapat memiliki nilai guna apabila dikelola secara kreatif. Botol plastik bekas dapat dimanfaatkan kembali menjadi pot, sedangkan limbah sayur dan buah dapat diolah menjadi pupuk organik cair. Kedua jenis limbah tersebut kemudian dipadukan dalam satu sistem sederhana untuk menghasilkan ruang tanam yang produktif.
Melalui program vertical garden, mahasiswa KKN IPB berharap masyarakat Kampung 40 dapat terus mengembangkan kebiasaan memanfaatkan limbah sekaligus mengoptimalkan ruang yang tersedia di lingkungan rumah.
