“Kinerja Polda Jawa Barat dan seluruh Polres saat ini sangat luar biasa. Berbagai jaringan pelaku kejahatan mulai berhasil diungkap,” katanya.
Dedi menilai, rasa takut masyarakat terhadap pelaku kejahatan tidak boleh terus dipelihara. Menurutnya, jumlah pelaku kriminal jauh lebih sedikit dibandingkan jumlah masyarakat yang taat hukum.
“Kita ini puluhan juta penduduk. Masa psikologi masyarakat harus terganggu hanya oleh ratusan pelaku kejahatan. Jangan sampai jutaan orang takut kepada segelintir pelaku. Justru mereka yang harus takut kepada masyarakat yang bersatu melawan kejahatan,” tegasnya.
Selain membangun keberanian warga, Dedi menegaskan program sayembara juga dirancang untuk mengurangi potensi tindakan main hakim sendiri terhadap pelaku kejahatan.
