Dedi juga mengingatkan bahwa pengawasan berbasis teknologi menjadi kebutuhan mendesak untuk mengantisipasi berbagai ancaman, tidak hanya tindak kriminal seperti pembunuhan, tetapi juga kemungkinan adanya tindakan yang dapat membahayakan keamanan objek vital nasional.
Ia berharap evaluasi sistem keamanan segera dilakukan agar kawasan Bendungan Jatiluhur memiliki sistem pengawasan yang lebih modern, terintegrasi, dan mampu mencegah berbagai potensi gangguan keamanan di masa mendatang. (Riyan Kurnia)
