2. Persiapan Media Tanam dan Lahan
Tanaman lengkuas sangat menyukai kondisi tanah yang gembur, kaya akan bahan organik, dan memiliki sistem drainase yang baik agar tidak mudah tergenang air.
-
Menanam di Pekarangan: Jika Anda menanam langsung di lahan pekarangan rumah, gemburkan tanah terlebih dahulu menggunakan cangkul dengan kedalaman sekitar 30–40 cm. Buatlah lubang tanam atau bedengan, kemudian campurkan tanah galian tersebut dengan pupuk kandang atau kompos matang menggunakan perbandingan 2:1.
-
Menanam di Pot atau Polybag: Gunakan wadah atau pot berdiameter minimal 40–50 cm dengan kedalaman yang cukup. Ukuran pot yang luas akan memberikan ruang bebas bagi rimpang untuk membesar. Pastikan bagian dasar pot memiliki lubang drainase yang lancar. Untuk media tanamnya, campurkan tanah gembur, sekam bakar atau sekam mentah, serta pupuk kandang dengan rasio seimbang 1:1:1.
3. Teknik Penanaman yang Tepat
Setelah media tanam siap, letakkan bibit rimpang ke dalam tanah dengan posisi mata tunas menghadap ke atas. Kedalaman tanam cukup berkisar antara 5–10 cm dari permukaan tanah.
Jangan menanam rimpang terlalu dalam. Penanaman yang terlalu dalam dapat menyulitkan tunas muda menembus permukaan tanah dan membatasi perkembangan rimpang ke samping. Jika Anda menanam lebih dari satu rumpun di pekarangan, berikan jarak antar-tanaman ideal sekitar 50 x 50 cm agar persaingan nutrisi tidak terjadi.
4. Perawatan Rutin Agar Rimpang Besar dan Lembut
Proses perawatan yang konsisten menjadi kunci utama untuk merangsang rimpang tumbuh lebat dan padat.
-
Penyiraman: Siram tanaman secara teratur, terutama satu kali sehari pada musim kemarau. Lengkuas membutuhkan kelembapan yang cukup, namun hindari menyiram hingga tanah tergenang becek.
-
Penyiangan dan Pembubunan: Bersihkan gulma atau rumput liar di sekitar tanaman secara berkala agar nutrisi tanah terserap sempurna oleh lengkuas. Lakukan pula proses pembubunan yaitu menimbun pangkal batang dengan tanah tambahan setiap 2–3 bulan sekali. Langkah ini sangat krusial agar rimpang yang mulai menyembul ke permukaan tetap tertutup tanah dan dapat membesar secara maksimal.
-
Pemupukan Berkala: Berikan pupuk susulan berupa kompos atau pupuk kandang setiap 1–2 bulan sekali dengan cara dibenamkan di sekeliling rumpun. Saat tanaman menginjak usia 3–4 bulan, Anda bisa menambahkan sedikit pupuk NPK untuk mempercepat pertumbuhan tunas baru.
