Ardi mengakui, ada rasa yang tak bisa dibohongi setiap kali hari raya tiba. Namun ia memilih untuk tetap berdiri di posnya.
“Rasanya pasti ada suka dan duka. Sukanya, saya bisa menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan pengendara. Tapi dukanya, ya itu, tidak bisa kumpul sama keluarga saat Lebaran,” ucap Ardi, Selasa (24/3).
Ucapan itu sederhana, tapi menyimpan beban yang tidak ringan. Sebab di balik pekerjaannya, ada tanggung jawab besar yang tak bisa ditinggalkan begitu saja. Demikian dilansir dari radarkarawang.id(*)
1 2
