PurwakartaUpdate.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan semakin mengkhawatirkan. Kabut asap pekat menyelimuti beberapa wilayah, termasuk Palangka Raya, Kalimantan Tengah, menjadi perhatian serius pemerintah.
Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurrofiq, meminta perusahaan swasta, terutama pemegang izin konsesi lahan, ikut membantu dalam penanganan karhutla.
Menurut Hanif, upaya untuk mengatasi kebakaran tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Perusahaan yang memiliki sumber daya dan kemampuan ekonomi lebih besar diharapkan turut berkontribusi, termasuk membantu penanganan kebakaran di luar area konsesinya.
Asap Pekat Ganggu Aktivitas Warga
Hanif menggambarkan kondisi udara di Palangka Raya sudah sangat memprihatinkan. Asap dari kebakaran lahan gambut membuat udara terasa sesak, terutama pada pagi hari.
Ia menyebut terdapat hampir 23.000 hektare area di Palangka Raya yang perlu mendapat perhatian serius dalam penanganan karhutla.
