Close Menu
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Terpopuler

Hari Jadi Purwakarta 2026 Siap Digelar, Catat Jadwal dan Lokasi Kegiatannya

Selasa, 9 Juni 2026

Kisah Keluarga Atmanagara, Keturunan Perintis Purwakarta dan Bogor yang Multi-Talenta

Selasa, 1 Juli 2025

PATRAS dan Karang Taruna RW 06 Sukajadi Santuni Anak Yatim di Momen Hari Jadi Purwakarta

Senin, 22 Juni 2026

Diduga Usai Berselisih dengan Sekelompok Pemuda, Sekuriti Ditemukan Tewas di Tanggul Kayat Jatiluhur

Jumat, 24 Juli 2026

Misteri SINDANGKASIH dalam Sejarah Kepemimpinan KDM dan DALEM SHOLAWAT

Selasa, 21 Juli 2026
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Pendidikan

Prof. Aan: Perubahan Karakter Berdampak Pada Proses Pendidikan Tiap Generasi

By RedaksiSenin, 13 September 2021

Ketua Prodi PAI FTK Unisba, Dr. H. Aep Saepudin, Drs., M.Ag menyampaikan, dalam menghadapi era society 5.0, masyarakat perlu memahami literasi baru diantaranya adalah literasi data, literasi teknologi dan literasi manusia.

“Dengan demikian, skill dalam menguasai literasi baru dapat mengantarkan masyarakat untuk berkolaborasi, berinteraksi, kreatif dan berpikir kritis,” ucap Dr. Aep.

Dia mengungkapkan, tuntutan kemampuan serta kompetensi ini katanya, semakin diperkuat dengan bonus demografi yang mana dari 270,20 juta penduduk Indonesia, generasi milenial dan generasi Z menempati persentase tertinggi dengan berturut-turut 25,87 persen dan 27,94 persen.

Baca Juga:  Resensi Buku: Solutest for TKA SD Resmi Terbit, Panduan Lengkap Hadapi Ujian dengan Simulasi Digital

“Sayangnya, keterkaitan antara generasi milenial dan generasi Z dengan canggihnya teknologi seringkali berdampak pada degradasi moral, seperti penggunaan narkoba, tawuran remaja, pergaulan bebas dan perilaku unmoral lainnya,” ungkapnya.

Menurutnya Dr. Aep, untuk mengatasi degradasi ini diperlukan peran orang tua yang memiliki berbagai fungsi.

“Fungsi yang paling esensial adalah fungsi internalisasi nilai religius dari pihak keluarga. Adapun metode internalisasi fungsi keluarga perlu menggunakan beberapa metode efektif diantaranya adalah keteladanan, pembiasaan, pembinaan, kisah, dialog, ganjaran dan hukuman,” tuturnya.

Baca Juga:  Kabar Baik, Purwakarta Siap Gelar Sekolah Tatap Muka Dalam Waktu Dekat
1 2 3
FTK UIN SGD Bandung Guru Besar Pendidikan Generasi Perubahan Karakter Prof. Aan Hasanah
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link

Berita Lainnya

Gemerisik Dedaunan di Goa Pamijahan: Menelusuri Jejak Sunyi Syeikh Abdul Muhyi Melawan Arus Kolonial

Minggu, 20 September 2026

PMR SMKN Darangdan Boyong Tiga Piala di Lomba Garda Istimewa Se-Kabupaten Purwakarta

Sabtu, 19 September 2026

Sanggar Dangiang Padjadjaran Purwakarta Borong Juara di Lomba Tari Daerah Nusantara Tingkat Nasional 2026

Rabu, 16 September 2026

Kemenhaj Purwakarta Goes To School, Dorong Perencanaan Haji Sejak Dini

Selasa, 15 September 2026
Leave A Reply

Are you human? Please solve:Captcha


Terpopuler

Hari Jadi Purwakarta 2026 Siap Digelar, Catat Jadwal dan Lokasi Kegiatannya

Selasa, 9 Juni 2026

Kisah Keluarga Atmanagara, Keturunan Perintis Purwakarta dan Bogor yang Multi-Talenta

Selasa, 1 Juli 2025

PATRAS dan Karang Taruna RW 06 Sukajadi Santuni Anak Yatim di Momen Hari Jadi Purwakarta

Senin, 22 Juni 2026

Diduga Usai Berselisih dengan Sekelompok Pemuda, Sekuriti Ditemukan Tewas di Tanggul Kayat Jatiluhur

Jumat, 24 Juli 2026

Misteri SINDANGKASIH dalam Sejarah Kepemimpinan KDM dan DALEM SHOLAWAT

Selasa, 21 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Privacy Policy
  • Indeks
© 2026 purwakartaupdate.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.