PurwakartaUpdate.com – Sebanyak 484 anak dari keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Purwakarta melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi pada 2026. Capaian ini didukung kerja sama pendamping PKH dengan sejumlah perguruan tinggi dan lembaga filantropi. Melalui kolaborasi tersebut, para calon mahasiswa mendapat akses ke program KIP Kuliah maupun beasiswa dari yayasan.
Ketua Tim Pendamping Kabupaten Purwakarta pada Program PKH, Agus, mengatakan pendampingan dilakukan untuk membuka kesempatan pendidikan tinggi bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Ini adalah Tahun ketiga kami menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi di Purwakarta dan kami terus mendorong dan mengawal anak-anak KPM PKH agar tidak berkecil hati untuk meraih cita-cita di perguruan tinggi,” ujar Agus kepada awak media, Kamis (15/10/2026).
Menurut Agus, kemitraan dengan kampus dan lembaga filantropi menjadi salah satu cara untuk membantu anak-anak KPM PKH melanjutkan pendidikan.
Beasiswa tak hanya melalui KIP Kuliah
Agus menjelaskan, pendamping PKH tidak hanya mengandalkan program KIP Kuliah. Kampus mitra juga menyediakan alternatif berupa beasiswa yayasan bagi calon mahasiswa yang belum berhasil lolos seleksi KIP Kuliah.
Dengan adanya pilihan tersebut, anak-anak dari keluarga penerima manfaat tetap memiliki peluang untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
