“Hari ini kita melakukan MoU antara Pemerintah Jawa Barat dan kampus. Di dalamnya ada kerja sama untuk saling mengenalkan budaya. Bahasa Sunda dan sejarah peradaban Sunda ingin menjadi bagian yang dikenalkan di Nottingham,” katanya.
Menurut Dedi, pengembangan kualitas sumber daya manusia dapat berjalan seiring dengan pelestarian identitas budaya daerah.
Ia mengungkapkan rencana pembentukan Institut Siliwangi sebagai pusat pengenalan peradaban dan kebudayaan Sunda di lingkungan akademik internasional.
“Saya ingin memberikan pembelajaran kepada masyarakat Jawa Barat bahwa kita bisa maju dengan tetap berkebudayaan,” tegasnya.
Melalui kerja sama tersebut, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat berharap semakin banyak guru dan siswa memperoleh akses pendidikan internasional sekaligus memperkenalkan budaya Sunda di tingkat global.(*)
