Sinergi Antarlembaga dan Peran Krusial Pembayar Pajak
Lebih lanjut, Gubernur Jabar memaparkan bahwa keberhasilan dalam menjaga ritme pembangunan di tengah tekanan fiskal dan penundaan DBH tidak lepas dari kuatnya sinergi antarlembaga.
Dedi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada para anggota DPRD Jawa Barat yang senantiasa mengawal dan mendukung alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 secara tepat sasaran.
Selain itu, Dedi Mulyadi juga menyoroti peran krusial pemerintah pusat yang secara berkesinambungan memberikan petunjuk teknis, arahan, serta supervisi terhadap tata kelola keuangan daerah.
Pendampingan tersebut menjadi benteng utama dalam menjaga akuntabilitas dan efisiensi anggaran di lingkungan Pemprov Jabar.
Tak lupa, ungkapan terima kasih dan apresiasi tertinggi disampaikan Dedi Mulyadi kepada seluruh masyarakat Jawa Barat yang secara taat dan disiplin memenuhi kewajiban perpajakan mereka.
Menurutnya, kontribusi masyarakat melalui pajak daerah merupakan pilar utama keberlanjutan pembangunan daerah.
“Tentunya terima kasih kepada masyarakat Jawa Barat yang membayar pajak tepat waktu. Tanpa pembayar pajak kendaraan bermotor, Pemprov Jawa Barat tentu tidak bisa berdaya,” pungkas Dedi Mulyadi.
Dengan manajemen anggaran yang solid dan dukungan penuh masyarakat, Pemprov Jabar optimistis seluruh target percepatan pembangunan infrastruktur dapat rampung tepat waktu 100 persen sebelum akhir tahun 2026.***
