Penerapan Teknologi Honda pada Berbagai Model
Filosofi rekayasa tersebut diterapkan secara presisi sesuai dengan segmen dan karakter masing-masing model kendaraan Honda:
1. Honda Brio RS CVT: Kelincahan Harian yang Responsif
Sebagai mobil perkotaan (city car), Honda Brio RS mengusung konsep Dynamic Performance dengan memadukan unsur Enjoy & Comfort.
Dibekali mesin 1.2L i-VTEC berdaya 90 PS, kelincahan Brio RS ditunjang oleh penyetelan Electric Power Steering yang linier, jarak sumbu roda (wheelbase) 2.405 mm, serta penguatan struktur bodi belakang.
Kombinasi ini menghasilkan fleksibilitas manufaktur saat bermanuver di ruang sempit tanpa mengorbankan kestabilan.
2. Honda WR-V RS: Fun Driving and Peace of Mind
Small SUV ini memadukan mesin 1.5L DOHC i-VTEC (121 PS / 145 Nm) dengan penyetelan khusus pada sistem kemudi dan geometri suspensi depan MacPherson Strut serta H-shaped Torsion Beam di belakang.
Penyetelan ini memastikan SUV tetap stabil saat melibas berbagai kondisi jalan.
3. Honda HR-V RS Hybrid: Sensasi Kemudi Linier dan Presisi
Pada segmen hybrid, Honda HR-V RS Hybrid mengadopsi teknologi Variable Gear Ratio serta fitur Agile Handling Assist.
Teknologi ini memberikan direct steering feel dengan pergerakan yang sangat konsisten saat menikung.
Ditopang peningkatan kekakuan torsional bodi sebesar 5%, mobil ini menawarkan kombinasi performa motor listrik 131 PS yang halus dan pengendalian yang kokoh.
4. Honda Prelude & Honda SUPER-ONE: Era Elektrifikasi yang Tetap Interaktif
Bahkan pada era elektrifikasi, Honda tidak menghilangkan rasa berkendara yang seru.
Pada Honda Prelude Hybrid, disematkan fitur Honda S+ Shift yang mensimulasikan perpindahan gigi virtual berpadu dengan raungan suara audio dan visual interaktif.
Sementara pada mobil listrik kompak Honda SUPER-ONE, kesenangan berkendara dihadirkan lewat BOOST Mode (meningkatkan tenaga dari 47 kW menjadi 70 kW), Simulated 7-Speed Gear Shift, serta Active Sound Control.
Fitur-fitur ini menghadirkan sensasi mengemudikan mobil sport masa depan yang tetap menyenangkan dan lincah.
Melalui integrasi filosofi Joy of Driving dan M/M Principle, Honda membuktikan bahwa rekayasa teknologi kendaraan bukan sekadar perlombaan fitur semata, melainkan seni menghadirkan kenyamanan, kepraktisan ruang, dan kegembiraan di setiap perjalanan.***
