“Kita semua tahu, ini jujur, fasilitas sangat kurang, nutrisi sangat kurang, pengaturan perjalanannya bukan yang terbaik. Jadi, kita harus beradaptasi,” ujar Klok, dikutip dari Detik Jabar.
Klok juga menekankan pentingnya mentalitas untuk menghadapi situasi tersebut.
Menurutnya, pemain harus tetap berusaha melewati jadwal padat meskipun kelelahan menjadi tantangan yang tidak bisa dihindari.
“Kami harus bertahan dengan mentalitas untuk mengatasi ini dan menantangnya, karena kalau kami bicara ke badan kami, oh kami capek, kami lelah, pasti kami lelah,” kata Klok.
Thom Haye turut menyampaikan pandangannya mengenai kondisi fasilitas Persib.
Ia menilai kebutuhan pemulihan pemain belum sepenuhnya terakomodasi, sementara pertandingan datang dalam jarak waktu yang berdekatan.
“Bagi kami sebagai satu grup, tidak ada yang berubah. Tidak ada fasilitas yang berubah. Kami tidak bermain di stadion kami sendiri. Kami bepergian ke mana-mana,” kata Haye.
Haye bahkan mengungkapkan bahwa dirinya lebih memilih menjalani pemulihan di tempat pribadi, yakni rumah Marc Klok, daripada datang ke klub ketika membutuhkan latihan pemulihan.
