Risiko gangguan kesehatan dapat meningkat ketika kualitas udara memburuk dan paparan asap berlangsung terus-menerus.
Orang yang memiliki riwayat penyakit jantung atau gangguan pernapasan perlu lebih berhati-hati. Paparan polusi udara dapat memperburuk kondisi kesehatan yang sudah dialami.
Tidak semua orang memiliki tingkat kerentanan yang sama terhadap polusi udara.
Bayi, anak-anak, ibu hamil, dan lansia termasuk kelompok yang perlu mendapat perhatian khusus.
Anak-anak, misalnya, masih mengalami perkembangan organ dan sistem pernapasan.
Karena itu, paparan polusi udara dapat menimbulkan risiko kesehatan yang lebih besar bagi mereka.
Orang dengan penyakit kronis juga disarankan mengurangi paparan asap, terutama ketika kualitas udara sedang tidak sehat.
Dampak karhutla tidak berhenti pada masalah kesehatan manusia.
Kebakaran hutan juga merusak habitat satwa, mengganggu keseimbangan ekosistem, serta menurunkan kualitas lingkungan.
