Karena itu, angka yang terlihat tinggi pada satu orang belum tentu memiliki arti yang sama pada orang lain.
Kapan Denyut Jantung saat Olahraga Perlu Diwaspadai?
Salah satu kondisi yang perlu diperhatikan adalah ketika denyut jantung mendadak jauh lebih cepat dibandingkan biasanya, padahal jenis dan intensitas aktivitas yang dilakukan tidak berubah.
Denyut jantung yang terasa tidak teratur juga perlu mendapat perhatian. Begitu pula jika jantung masih berdebar sangat cepat setelah olahraga dihentikan dan tubuh sudah beristirahat.
Peningkatan denyut jantung memang tidak selalu menandakan adanya masalah serius.
Namun, gejala yang menyertainya dapat menjadi petunjuk penting untuk menentukan langkah selanjutnya.
Berikut beberapa tanda yang perlu diwaspadai saat berolahraga:
– Nyeri atau tekanan di dada, terutama jika muncul secara mendadak.
– Sesak napas berlebihan yang tidak sebanding dengan aktivitas fisik.
– Pusing atau hampir pingsan, bahkan sampai kehilangan kesadaran.
– Jantung berdebar disertai tubuh lemas yang tidak biasa.
– Keringat dingin yang muncul bersamaan dengan keluhan lainnya.
Jika mengalami gejala tersebut, segera hentikan olahraga dan jangan memaksakan diri untuk melanjutkan latihan.
Vito mengingatkan bahwa nyeri dada, sesak napas berat, keringat dingin, atau pingsan memerlukan pertolongan medis segera.
Jangan menunggu sampai angka pada smartwatch menunjukkan kondisi tertentu sebelum mencari bantuan.
