6. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh (Imunitas)
Kandungan mineral selenium yang bertindak sebagai antioksidan kuat di dalam telur ikan membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Selenium juga berperan besar dalam mengoptimalkan fungsi kelenjar tiroid dan menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit.
7. Membantu Mengontrol Berat Badan
Meskipun padat nutrisi, kalori dalam telur ikan tergolong ramah untuk menu diet sehat.
Kandungan protein tinggi dan lemak sehatnya mampu memberikan efek kenyang lebih lama.
Hal ini membantu menekan nafsu makan berlebih sehingga program penurunan berat badan Anda tetap terjaga.
Panduan Cara Mengolah Telur Ikan yang Tepat

Agar manfaat nutrisi di atas bisa diserap secara maksimal oleh tubuh tanpa merusak kandungan asam lemak baiknya (omega-3), Anda perlu memperhatikan teknik memasaknya dengan cermat:
-
Dikukus atau Dibuat Pepes: Ini adalah cara paling sehat. Mengukus atau membungkus telur ikan dengan daun pisang (pepes) menggunakan bumbu rempah akan menjaga kadar nutrisinya tetap utuh tanpa tambahan lemak trans yang berbahaya.
-
Dimasak Kuah Kuning / Asam Pedas: Mengolah telur ikan menjadi sup kuah kuning, gulai, atau asam pedas segar sangat populer di Indonesia. Tips: Rebus sebentar telur ikan terlebih dahulu dengan sedikit serai dan asam keping untuk menghilangkan bau amis sekaligus mencegahnya pecah saat diaduk.
-
Hindari Menggoreng Terlalu Matang (Deep Frying): Menggoreng telur ikan dengan minyak banyak hingga garing memang gurih, namun cara ini merusak sebagian asam lemak omega-3 serta melipatgandakan kadar kalori dan kolesterol jahatnya.
-
Perhatikan Porsi dan Kondisi Kesehatan: Telur ikan mengandung purin dan kolesterol yang cukup tinggi. Jika Anda memiliki riwayat asam urat atau masalah kolesterol berlebih, konsumsilah secukupnya sebagai bagian dari menu gizi seimbang harian Anda.***
