Cara Mengolah Ikan Pari yang Tepat dan Sehat
Oleh karena ikan pari hidup di laut dan memiliki karakteristik daging yang khas, pengolahannya harus dilakukan secara cermat agar nutrisinya tetap terjaga dan aman dikonsumsi:
-
Pilih yang Segar dan Bersihkan dengan Teliti: Pastikan membeli ikan pari yang berbau segar—tidak berbau amonia tajam yang menyengat serta memiliki daging yang kenyal. Cuci bersih untuk menghilangkan sisa lendir atau kotoran.
-
Masak Hingga Benar-Benar Matang: Jangan pernah mengonsumsi ikan pari setengah matang atau mentah untuk menghindari risiko infeksi bakteri atau parasit. Pastikan proses perebusan, pengukusan, atau pemanggangan matang sempurna.
-
Batasi Penggunaan Santan Kental dan Minyak Berlebih: Ikan pari sering diolah menjadi gulai atau mangut bersantan pekat. Jika Anda sedang menjaga berat badan atau kadar kolesterol, pilih metode pengolahan yang lebih sehat seperti dikukus, dipepes, dimasak kuah bening (asam padas), dipanggang, atau dijadikan ikan pari asap.
-
Perhatikan Porsi Konsumsi (Bagi Kelompok Rentan): Bagi ibu hamil, ibu menyusui, atau anak-anak, konsumsi ikan laut sebaiknya diatur dalam porsi wajar dan tidak berlebihan guna menghindari risiko akumulasi logam berat dari lingkungan laut.
Dengan memperhatikan cara pengolahan yang higienis dan porsi yang tepat, Anda bisa menikmati kelezatan ikan pari sekaligus memetik seluruh manfaat kesehatannya secara optimal.***
