Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP I Made Purwantara, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan secara mendalam. Selain menganalisis hasil autopsi, penyidik juga menelusuri isi percakapan dan aktivitas pada gawai milik korban untuk mencari petunjuk baru.
“Hingga saat ini kami telah memeriksa lebih dari 15 orang saksi, terdiri dari pihak keluarga, rekan kerja korban, hingga sejumlah anggota geng motor yang sempat dikaitkan dengan kasus ini,” ujar AKP I Made Purwantara.
Menurutnya, hingga saat ini penyidik belum menetapkan tersangka maupun melakukan penangkapan. Hal itu disebabkan masih terbatasnya alat bukti pendukung, terutama karena peristiwa terjadi pada dini hari, saat kondisi di lokasi sepi aktivitas, minim saksi, serta tidak didukung oleh rekaman CCTV yang memadai.
Satreskrim Polres Purwakarta menegaskan penyelidikan akan terus dilakukan hingga seluruh fakta terungkap. Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait peristiwa tersebut agar segera melapor kepada pihak kepolisian guna membantu mempercepat proses pengungkapan kasus. (Riyan Kurnia)
