5. Sertifikasi IP64 vs Kaca Pelindung Layar
Untuk daya tahan, Galaxy A18 mencatatkan peningkatan ketahanan debu dengan sertifikasi IP64 (tahan debu total dan cipratan air), dibandingkan Galaxy A17 yang mengantongi IP54.
Namun di sisi lain, pelindung layar Galaxy A17 menggunakan Gorilla Glass Victus yang lebih tahan banting, sedangkan Galaxy A18 kembali menggunakan Gorilla Glass 3.
6. Desain Bodi dan Bobot
Secara visual, kedua smartphone ini sangat mirip dengan desain kamera belakang khas Samsung dan sensor sidik jari di samping. Perbedaannya hanya pada dimensi ringkas:
-
Galaxy A17: Ketebalan 7,5 mm | Bobot 190 gram
-
Galaxy A18: Ketebalan 7,7 mm | Bobot 196 gram
Pilihan warna Galaxy A18 di Indonesia meliputi Black, Silver, dan Light Blue.
7. Sistem Operasi dan Integrasi Google Gemini
Galaxy A18 langsung dibekali sistem operasi terbaru Android 17 dengan One UI 9, sementara Galaxy A17 dirilis dengan Android 15 (One UI 7).
Keduanya sama-sama dijamin mendapatkan pembaruan OS hingga 6 generasi dan pembaruan keamanan selama 6 tahun.
Keunggulan utama software Galaxy A18 terletak pada integrasi Google Gemini yang lebih mendalam, memungkinkan seamless action across apps untuk perintah AI antar-aplikasi yang lebih praktis.
Kesimpulan: Upgrade atau Tidak?
Jika Anda sudah memiliki Samsung Galaxy A17, upgrade ke Galaxy A18 terasa kurang mendesak. Peningkatan pada IP rating dan RAM LPDDR5 belum sebanding dengan hilangnya OIS kamera dan penurunan kaca pelindung layar.
Namun, bagi Anda pembeli baru yang menginginkan HP Samsung dengan pembaruan software siap pakai dan fitur AI terkini, Galaxy A18 tetap merupakan pilihan menarik di kelas menengah.***
