PurwakartaUpdate.com — Samsung resmi meluncurkan lini smartphone terbarunya, Samsung Galaxy A18, di pasar Indonesia mulai 16 Oktober 2026.
Ponsel ini hadir sebagai penerus langsung dari Samsung Galaxy A17 yang meluncur pada September 2025.
Sekilas, kedua ponsel seri A ini tampak identik. Baik Galaxy A17 maupun Galaxy A18 dibekali layar Super AMOLED 6,7 inci, baterai berkapasitas 5.000 mAh, serta kamera utama 50 MP.
Namun, jika dibedah lebih dalam, terdapat sejumlah perbedaan signifikan yang bisa menentukan apakah Anda harus upgrade atau bertahan.
Berikut adalah 7 perbedaan utama Samsung Galaxy A17 dan Galaxy A18 yang wajib Anda perhatikan sebelum memutuskan untuk membeli.
1. Harga Galaxy A18 Mengalami Kenaikan
Dari sektor harga, Samsung Galaxy A18 dibanderol mulai Rp4.299.000 untuk varian RAM 4 GB / 128 GB dan Rp5.299.000 untuk varian RAM 8 GB / 128 GB.
Sebagai pembanding, harga resmi Galaxy A17 per September 2026 berada di angka Rp3.999.000 (4 GB/128 GB) dan Rp4.999.000 (8 GB/128 GB).
Artinya, untuk varian memori yang sama, Galaxy A18 mengalami kenaikan harga sekitar Rp300.000. Kenaikan harga ini dipengaruhi oleh dinamika harga komponen dan krisis chip memori global yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
2. Performa Chipset Naik Tipis
Di sektor dapur pacu, Samsung Galaxy A17 ditenagai oleh chipset MediaTek Helio G99, sementara Galaxy A18 menggunakan Helio G99+.
Meski mengusung embel-embel Plus, susunan prosesor keduanya sama persis, yaitu 8-core (2 core kencang 2,2 GHz dan 6 core hemat daya 2,0 GHz) serta GPU Mali-G57 MC2.
Peningkatan performa pada Galaxy A18 terasa minim dan lebih berupa pembaruan tuning halus. Kedua ponsel ini nyaman untuk scrolling media sosial, streaming, dan game harian, namun tetap terbatas pada jaringan 4G.
3. Jenis RAM Lebih Cepat (LPDDR5)
Salah satu nilai plus Galaxy A18 terletak pada teknologi RAM yang digunakan. Galaxy A18 sudah mengadopsi RAM LPDDR5, yang menawarkan kecepatan transfer data lebih tinggi dibandingkan LPDDR4X milik Galaxy A17. Perpindahan antar-aplikasi terasa lebih mulus, terutama jika Anda memilih varian RAM 8 GB.
4. Kamera Galaxy A18 Kehilangan OIS
Sektor fotografi membawa kejutan yang perlu dipertimbangkan. Kedua ponsel sama-sama mengusung konfigurasi tiga kamera belakang: 50 MP (utama), 5 MP (ultrawide), dan 2 MP (makro), serta kamera depan 13 MP.
Namun, kamera utama Galaxy A17 dibekali dengan penstabil gambar fisik OIS (Optical Image Stabilization). Sementara pada Galaxy A18, fitur OIS absen dan digantikan oleh EIS (Electronic Image Stabilization) berbasis perangkat lunak.
Bagi penggemar fotografi malam hari (nightography), ketersediaan OIS pada Galaxy A17 menjadi keunggulan tersendiri.
