PurwakartaUpdate.com — Samsung Electronics kembali menghadirkan inovasi terbaru pada ekosistem perangkat pintar dan aplikasi kesehatannya.
Melalui pembaruan aplikasi Samsung Health bulan ini, Samsung mempermudah pengguna dalam memantau kualitas tidur sekaligus meningkatkan performa olahraga lari.
Pembaruan ini fokus pada optimalisasi fitur Sleep Coaching (Pelatihan Tidur) dan Running Coach (Pelatih Lari) agar lebih personal, responsif, dan kaya fitur.
Bagi pengguna setia perangkat Galaxy, pembaruan ini membawa angin segar karena memangkas batasan waktu pemantauan serta memperluas integrasi dengan aplikasi pihak ketiga seperti Strava.
Pelatihan Tidur (Sleep Coaching) Lebih Cepat dan Personal
Sebelumnya, untuk mengaktifkan fitur Sleep Coaching di aplikasi Samsung Health, pengguna wajib mengumpulkan data tidur selama satu minggu penuh dalam rentang waktu satu bulan.
Persyaratan ini kerap menjadi kendala bagi pengguna yang membutuhkan analisis cepat.
Kini, melalui pembaruan terbaru, pengguna cukup mengumpulkan data tidur selama tiga hari dalam kurun waktu dua minggu terakhir untuk langsung memulai program pelatihan tidur.
Proses konfigurasi awal juga dibuat lebih mendalam. Pengguna akan diminta mengisi survei interaktif mengenai:
- Keteraturan pola tidur harian
- Tingkat gangguan saat tidur
- Konsumsi alkohol dan kafein
- Tingkat kepuasan terhadap tidur harian
Berdasarkan kombinasi jawaban survei dan data obyektif dari sensor perangkat, Samsung Health akan menetapkan profil Hewan Tidur (Sleep Animal) yang merepresentasikan karakter tidur pengguna.
Selanjutnya, aplikasi menyusun program pelatihan khusus berdurasi 4 hingga 8 minggu yang rekomendasinya disesuaikan secara dinamis seiring perubahan pola tidur pengguna.
Tak hanya itu, pengguna juga mendapatkan daftar periksa (checklist) kebiasaan harian serta tips praktis, seperti imbauan menghindari paparan layar gadget satu jam sebelum tidur dan menghentikan asupan kafein di malam hari.
