Sebaliknya, iPhone 18 Pro mengandalkan konfigurasi tiga sensor 48 MP di bagian belakang. Sensor utamanya dilengkapi fitur variable aperture, sementara lensa telefotonya menyediakan jarak fokus 4x dan 8x bersertifikasi kualitas optik. Kamera depan beresolusi Center Stage 18 MP siap menunjang panggilan video dan selfie berkualitas tinggi.
Bagi kreator konten video, iPhone 18 Pro memegang keunggulan kompetitif. Ponsel ini sudah mendukung format perekaman tingkat lanjut seperti Dolby Vision 4K 120 fps, ProRes hingga 4K 120 fps (melalui media eksternal), ProRes RAW, Apple Log 2, hingga Academy Color Encoding System.
Baterai dan Daya Tahan Pengisian
Menopang performanya yang kencang, Samsung menyematkan baterai berkapasitas 5.000 mAh pada Galaxy S26 Ultra. Didukung teknologi Super Fast Charging 3.0, pengisian daya diklaim sanggup mengisi energi hingga 75 persen hanya dalam waktu sekitar 30 menit.
Meski Apple tidak merinci kapasitas baterai iPhone 18 Pro secara spesifik, mereka mengklaim daya tahannya sanggup memutar video hingga 34 jam non-stop. Pengisian cepatnya diklaim mencapai 50 persen dalam 15 menit menggunakan adaptor minimal 60W, serta mendukung pengisian nirkabel MagSafe dan Qi2 hingga 25W.
Kesimpulan: Mana yang Cocok untuk Anda?
Samsung Galaxy S26 Ultra adalah pilihan tepat bagi pengguna yang menginginkan layar ekstra luas, integrasi S Pen, mode DeX untuk kerja, serta fleksibilitas kamera 200 MP dengan zoom jarak jauh.
Sementara itu, iPhone 18 Pro menjadi opsi sempurna bagi para kreator konten video profesional dan pencinta ekosistem Apple yang membutuhkan format perekaman kelas industri dalam kemasan yang lebih ringkas.***
