Di sisi lain, Samsung Galaxy S26 Ultra menawarkan pengalaman visual yang lebih lapang lewat layar Dynamic AMOLED 2X berukuran 6,9 inci beresolusi QHD+. Layar ini sudah mendukung refresh rate adaptif 120Hz, fitur Privacy Display, serta dukungan stylus S Pen bawaan. Dengan ketebalan 7,9 mm dan bobot 214 gram, perangkat ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan multimedia dan produktivitas tinggi.
Adu Chipset: A20 Pro vs Snapdragon 8 Elite Gen 5
Dapur pacu kedua ponsel flagship ini menjamin performa tanpa kompromi untuk multitasking maupun gaming berat.
- iPhone 18 Pro ditenagai oleh chipset Apple A20 Pro yang memuat CPU 6-core, GPU 7-core, serta Neural Accelerators canggih. Untuk meminimalisasi potensi overheating saat menjalankan beban kerja berat, Apple menyematkan sistem pendingin ruang uap (vapor chamber) generasi baru di dalam komponen internalnya.
- Galaxy S26 Ultra memercayakan performanya pada dapur pacu Snapdragon 8 Elite Gen 5 khusus Galaxy. Samsung memadukannya dengan konfigurasi RAM hingga 16 GB dan penyimpanan internal mencapai 1 TB. Tak ketinggalan, dukungan fitur produktivitas Samsung DeX memungkinkan perangkat ini diubah menjadi pengalaman komputasi layaknya PC.
Kemampuan Kamera dan Perekaman Video
Sektor fotografi dan videografi menjadi panggung persaingan paling sengit antara kedua perangkat.
Samsung memanjakan pecinta fotografi lewat Galaxy S26 Ultra yang dibekali kamera utama 200 MP, kamera ultrawide 50 MP, serta dua lensa telefoto 50 MP dan 10 MP. Kombinasi ini memberikan kemampuan optical zoom 3x dan 5x, serta fitur optical-quality zoom hingga 10x untuk memotret objek jarak jauh dengan detail tajam.
