Laporan berita dari DetikJabar dan TribunNews Jabar memuat bahwa Purwakarta memproduksi hingga 200 ton sampah per hari sehingga masuk dalam status Darurat Sampah.
Pasar Jatiluhur sebagai salah satu pusat kegiatan ekonomi menghasilkan belasan ton sampah organik dan plastik harian yang belum terkelola dengan baik.
Berita terkait belum maksimalnya pengangkutan dan munculnya titik penumpukan sampah liar ini sebelumnya sudah sering disiarkan oleh warga serta media lokal seperti IDN Times Jabar, namun di lapangan penanganan berkala dari pihak pengelola dan instansi terkait masih belum konsisten sehingga tumpukan sampah kembali terulang.
Kita tidak bisa lagi hanya berpangku tangan dan saling menyalahkan. Perlunya aksi nyata dan kolaborasi langsung dari pengelola pasar, pedagang, serta warga Jatiluhur:
