Dengan asumsi produksi awal sebanyak 20 cup, kebutuhan modal dapat disesuaikan dengan harga bahan di masing-masing daerah.
Perkiraan bahan baku antara lain beras ketan sekitar Rp25.000, durian Rp60.000, santan Rp15.000, gula dan bahan tambahan Rp15.000, serta kemasan cup sekitar Rp20.000.
Dengan demikian, modal produksi sekitar Rp135.000–Rp150.000 untuk 20 cup, belum termasuk biaya gas, listrik, transportasi dan perlengkapan lainnya.
Jika satu cup dijual dengan harga Rp12.000, omzet dari 20 cup mencapai Rp240.000. Setelah dikurangi modal bahan sekitar Rp150.000 dan biaya operasional, keuntungan kotor masih berpotensi sekitar Rp70.000–Rp90.000 per produksi.
Angka tersebut tentu merupakan simulasi. Keuntungan sebenarnya bergantung pada harga bahan, ukuran porsi, biaya kemasan, jumlah penjualan dan strategi harga.
Strategi Pemasaran Ketan Durian
Agar ide usaha ketan durian lebih mudah dikenal, pemasaran dapat dimulai dari lingkungan sekitar.
Gunakan WhatsApp Status untuk menawarkan produk kepada teman, tetangga dan pelanggan potensial.
