2. Kue Lumpur
Teksturnya yang lembut, aroma vanila yang harum, serta sentuhan kismis atau kelapa muda di atasnya menjadikan kue lumpur favorit banyak orang. Menggunakan bahan dasar kentang atau tepung terigu, proses pembuatannya cukup sederhana dan hemat biaya.
3. Risoles
Camilan gurih yang satu ini tidak pernah gagal menarik pembeli. Anda dapat berkreasi dengan isian klasik seperti ragout sayur dan ayam, hingga varian kekinian seperti *risoles mayo* dengan isian telur, sosis, dan mayones.
4. Arem-Arem
Sebagai makanan pengganjal perut yang praktis, arem-arem memiliki porsi pasar yang sangat stabil. Beras yang dimasak dengan santan lalu diisi tumisan daging, ayam, atau tempe dan dibungkus daun pisang ini sangat diminati sebagai menu sarapan praktis.
Tips Hemat Modal untuk Efisiensi Bisnis Kuliner
Agar margins keuntungan semakin optimal dan modal belanja tetap terkontrol, Anda perlu menerapkan strategi belanja bahan baku yang efisien. Salah satu trik terbaik bagi pemula adalah memilih menu yang memiliki kemiripan bahan dasar.
Sebagai contoh, jika Anda memilih menjual kue ku dan kue lumpur, Anda bisa menyelaraskan kebutuhan bahan seperti santan, gula, dan vanila.
Begitu pula jika memproduksi risoles dan arem-arem, penggunaan isian seperti wortel, kentang, atau olahan ayam bisa dibeli secara grosir sekaligus. Dengan strategi ini, daftar belanjaan menjadi lebih minimalis, risiko bahan terbuang (food waste) dapat ditekan, dan Anda bisa mendapatkan harga modal yang jauh lebih murah.
