Close Menu
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Terpopuler

Hari Jadi Purwakarta 2026 Siap Digelar, Catat Jadwal dan Lokasi Kegiatannya

Selasa, 9 Juni 2026

Kisah Keluarga Atmanagara, Keturunan Perintis Purwakarta dan Bogor yang Multi-Talenta

Selasa, 1 Juli 2025

PATRAS dan Karang Taruna RW 06 Sukajadi Santuni Anak Yatim di Momen Hari Jadi Purwakarta

Senin, 22 Juni 2026

Misteri SINDANGKASIH dalam Sejarah Kepemimpinan KDM dan DALEM SHOLAWAT

Selasa, 21 Juli 2026

Diduga Usai Berselisih dengan Sekelompok Pemuda, Sekuriti Ditemukan Tewas di Tanggul Kayat Jatiluhur

Jumat, 24 Juli 2026
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Bisnis

Kopdes Merah Putih Jadi Pengepul Minyak Jelantah, Dorong Ekonomi Hijau dan Avtur Pertamina

By AgahMinggu, 1 November 2026
Kopdes Merah Putih Jadi Pengepul Minyak Jelantah
Foto: Kopdes Merah Putih Jadi Pengepul Minyak Jelantah (ILustrasi)

Satu Liter Jelantah Rusak Satu Juta Liter Air

Berdasarkan paparan Kementerian Koperasi, skema bisnis pengumpulan jelantah dirancang saling menguntungkan.

Di samping memberikan dampak ekonomi insentif bagi warga, program ini bertujuan meningkatkan kesadaran publik terhadap bahaya pembuangan limbah memasak secara sembarangan.

“Yang terpenting bagi kami adalah bagaimana mengajak masyarakat agar punya kesadaran terhadap lingkungan hidup. Minyak jelantah yang selama ini tidak pernah terpakai dan mereka buang, sekarang bisa dijual kepada kami melalui KDKMP dan selanjutnya dimanfaatkan dan diproses oleh PT Pertamina Patra Niaga,” tutur Ferry.

Baca Juga:  KONI Jabar Perhatikan Kesehatan Kontingen PON Jabar Dari Penularan Covid-19

Dampak buruk jelantah terhadap ekosistem tidak bisa dipandang sebelah mata. Satu liter minyak jelantah yang dibuang sembarangan ke saluran air atau tanah berpotensi mencemari hingga satu juta liter air bersih.

Oleh karena itu, keberhasilan program ini membutuhkan integrasi dan sinergi dari berbagai pihak.

Pengumpulan minyak jelantah akan menyasar berbagai sektor, mulai dari skala rumah tangga, warung makan, restoran, industri kecil, hingga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Pertamina Siap Olah Jelantah di Kilang Cilacap

Sementara itu, Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, menyambut baik kolaborasi bersama Kopdes Merah Putih.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Kunjungi Purwakarta, Tinjau Terowongan Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Menurut Simon, pemanfaatan minyak jelantah merupakan wujud nyata komitmen Pertamina dalam memperluas transisi energi ramah lingkungan di tanah air.

Pertamina sendiri telah melakukan riset dan pengujian intensif pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan campuran avtur SAF selama beberapa tahun terakhir.

“Contoh yang sudah kami lakukan adalah di Pertamina kami sudah melakukan uji terbang beberapa tahun yang lalu dengan pesawat CN235.

Setelah itu dengan maskapai Garuda Indonesia, dan pada tahun 2025 kami sudah melakukan uji terbang dengan avtur yang telah kami campur untuk maskapai Pelita Air dari Jakarta menuju Denpasar dan Denpasar kembali ke Jakarta,” ungkap Simon.

Baca Juga:  Dana Deposit Tak Kunjung Dikembalikan, Bukalapak Seret Harmas ke Pengadilan Niaga Jakarta

Melalui sinergi bersama KDKMP di Banyumas, Pertamina memastikan ketersediaan pasokan bahan baku minyak jelantah untuk pengolahan avtur di dalam negeri akan semakin terjamin.

Minyak yang terkumpul dari masyarakat nantinya disalurkan langsung ke Kilang Pertamina Cilacap untuk diproses menjadi produk penerbangan bernilai tinggi.

“Kami akan terus mencari formula terbaik dan akan terus bekerja sama dengan KDKMP untuk sama-sama mengumpulkan minyak jelantah kemudian kita manfaatkan menjadi produk yang lebih bernilai di kilang Pertamina,” pungkas Simon.***

1 2
avtur ramah lingkungan Kopdes Merah Putih minyak jelantah Pertamina Patra Niaga Sustainable Aviation Fuel
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link

Berita Lainnya

Harga Emas Antam Pekan Ini Cuma Sesaat Naik, Berakhir Tersungkur ke Rp 2,52 Juta per Gram

Minggu, 1 November 2026

Resmi Berlaku! Cek Rincian Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo Hari Ini (1 November 2026)

Minggu, 1 November 2026

Harga BBM Non-Subsidi 1 November 2026: Apakah Bakal Naik? Ini Analisis Lengkapnya

Minggu, 1 November 2026

10 Ide Jualan Makanan Rp 5.000-an Modal Kecil yang Pasti Laris Manis di Rumah

Sabtu, 31 Oktober 2026

Comments are closed.

Terpopuler

Hari Jadi Purwakarta 2026 Siap Digelar, Catat Jadwal dan Lokasi Kegiatannya

Selasa, 9 Juni 2026

Kisah Keluarga Atmanagara, Keturunan Perintis Purwakarta dan Bogor yang Multi-Talenta

Selasa, 1 Juli 2025

PATRAS dan Karang Taruna RW 06 Sukajadi Santuni Anak Yatim di Momen Hari Jadi Purwakarta

Senin, 22 Juni 2026

Misteri SINDANGKASIH dalam Sejarah Kepemimpinan KDM dan DALEM SHOLAWAT

Selasa, 21 Juli 2026

Diduga Usai Berselisih dengan Sekelompok Pemuda, Sekuriti Ditemukan Tewas di Tanggul Kayat Jatiluhur

Jumat, 24 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Privacy Policy
  • Indeks
© 2026 purwakartaupdate.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.