PurwakartaUpdate.com — Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi kembali menjadi sorotan tajam masyarakat luas.
Memasuki awal bulan, tepatnya per 1 November 2026, harga BBM non-subsidi berpeluang besar untuk mengalami penyesuaian naik atau setidaknya ditahan oleh pemerintah maupun badan usaha terkait.
Proyeksi ini menguat seiring dengan kenaikan rata-rata harga minyak mentah dunia serta amblesnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Dua variabel utama tersebut selama ini menjadi penentu utama dalam formula penyesuaian harga BBM non-subsidi di Indonesia.
Lonjakan Minyak Dunia dan Tekanan Geopolitik
Berdasarkan data Refinitiv, rata-rata harga minyak Brent pada Oktober 2026 berada di level US$108,34 per barel.
Angka ini mencatatkan kenaikan sebesar 8,4% jika dibandingkan dengan rata-rata bulan September 2026 yang berada di posisi US$107,7 per barel.
Sementara itu, acuan minyak mentah dunia lainnya, yakni West Texas Intermediate (WTI), berada di level US$96,94 per barel pada Oktober 2026, menanjak tipis 0,65% dari bulan sebelumnya yang tercatat di angka US$96,32 per barel.
Lonjakan harga minyak mentah ini tidak lepas dari panasnya situasi geopolitik global.
Ketegangan meningkat tajam setelah kelompok Houthi mengklaim melancarkan serangan terhadap sejumlah fasilitas minyak vital di Arab Saudi.
Di sisi lain, upaya diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran masih terus berjalan untuk meredakan konflik berkepanjangan di kawasan Timur Tengah tersebut.
Pasokan minyak global juga kian dibayangi oleh ketidakpastian arus ekspor dari Arab Saudi.
Data dari berbagai perusahaan pelacak kapal menunjukkan perbedaan sinyal, diperparah dengan aksi sejumlah kapal tanker yang sengaja mematikan sistem pelacakan demi menghindari risiko keamanan tinggi di Selat Hormuz.
Belum lagi, gangguan pada jalur pipa minyak di Libya turut menghentikan aliran pasokan sekitar 15.000 barel per hari.
Kombinasi ancaman geopolitik, gangguan rantai pasok, dan ketidakpastian distribusi ini membuat harga minyak bertahan di level yang sangat tinggi.
