Peluang ekonomi juga dikembangkan melalui Griya Niaga, kawasan komersial yang dilengkapi deretan ruko tiga lantai berukuran 4 x 12 meter. Ruko tersebut menghadap boulevard utama selebar 16 meter dan dilengkapi balkon serta jaringan listrik bawah tanah.
Sejumlah fasilitas dan usaha yang telah beroperasi di kawasan HWB Purwakarta di antaranya Masjid Tajug Istimewa Nusantara, Toko MAMA, FmX, Bank Nobu, serta pusat kuliner dan UMKM.
Ke depan, HWB Purwakarta direncanakan mampu menampung lebih dari 30.000 penduduk. Pengembangan kawasan ini diharapkan tidak hanya memperluas akses masyarakat terhadap hunian dengan harga terjangkau, tetapi juga mendorong terbentuknya lingkungan permukiman yang produktif, nyaman, dan memiliki aktivitas ekonomi berkelanjutan.
Dengan dimulainya serah terima 1.500 unit, HWB Purwakarta kini memasuki fase baru, yakni mewujudkan kawasan hunian yang tidak hanya menyediakan tempat tinggal, tetapi juga membangun kehidupan sosial dan ekonomi bagi masyarakat. (Riyan Kurnia)
