Seiring bertambahnya jumlah penghuni, pengembangan fasilitas sosial dan ruang interaksi menjadi bagian dari perhatian pengelola kawasan.
Salah satu fasilitas yang telah tersedia adalah Masjid Tajug Istimewa Nusantara yang diresmikan pada 30 Januari 2026. Berdiri di atas lahan sekitar 240 meter persegi dengan kapasitas kurang lebih 150 jemaah, masjid tersebut tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga ruang untuk mempererat kebersamaan antarwarga.
Selain itu, Balai Nusantara dan sejumlah ruang komunal dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan masyarakat. Mulai dari bazar makanan, pasar malam, pertunjukan musik langsung, lomba mewarnai anak, senam bersama, tari tradisional, hingga kegiatan bersepeda.
Berbagai aktivitas tersebut diharapkan mampu memperkuat interaksi sosial sekaligus membuka kesempatan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperkenalkan serta memasarkan produknya.
