Penggunaan transportasi publik di kawasan perkotaan terus menunjukkan peningkatan. Sepanjang 2024, MRT Jakarta melayani lebih dari 40,8 juta penumpang, meningkat dibandingkan sekitar 33,5 juta penumpang pada 2023.
Pertumbuhan ini mencerminkan semakin tingginya kebutuhan masyarakat terhadap mobilitas yang praktis, efisien, dan terintegrasi. Kondisi tersebut turut membuat akses transportasi umum menjadi salah satu pertimbangan penting dalam memilih hunian, terutama bagi masyarakat yang bekerja dan beraktivitas di Jakarta.
Salah satu bentuk hunian strategis dekat transportasi umum yang semakin diminati adalah kawasan hunian terpadu di timur Jakarta. Lingkungan asri dengan cluster yang tenang, didukung fasilitas pendidikan internasional, kesehatan, dan rekreasi, semakin melengkapi ekosistem yang mendukung produktivitas dan kesejahteraan jangka panjang.
Hal ini sejalan dengan preferensi generasi milenial dan Gen Z yang, menurut laporan Colliers Indonesia (Q2 2025), cenderung memilih hunian dekat fasilitas transportasi umum.
