1. Es Durian Cup Rumahan
Konsep paling sederhana adalah menjual es durian dalam kemasan cup. Pelaku usaha dapat menyiapkan daging durian, susu, es, gula atau pemanis, serta berbagai topping.
Modal awal dapat disesuaikan dengan skala produksi. Peralatan seperti blender, wadah, cup, sendok, dan bahan baku menjadi kebutuhan utama.
Harga jual bisa dibuat terjangkau, misalnya mulai dari Rp10.000 hingga Rp20.000 per cup, tergantung ukuran dan topping.
2. Es Durian Kekinian dengan Topping
Agar berbeda dari kompetitor, es durian dapat dikembangkan dengan berbagai topping seperti keju, cokelat, biskuit, meses, nata de coco, hingga whipped cream.
Konsep ini menyasar konsumen yang tertarik dengan minuman kekinian. Tampilan produk juga penting karena foto yang menarik dapat membantu promosi melalui media sosial.
3. Es Durian Gerobakan
Peluang berikutnya adalah membuka usaha menggunakan gerobak sederhana. Lokasi dekat permukiman, sekolah, kampus, pasar, atau kawasan ramai dapat menjadi pilihan.
Keuntungan konsep gerobakan adalah biaya operasional tempat dapat ditekan. Pemilik usaha juga lebih fleksibel menentukan lokasi berjualan.
4. Es Durian untuk Pesanan Online
Bisnis es durian juga dapat difokuskan pada penjualan online. Produk dikemas menggunakan cup yang aman dan ditutup rapat agar tidak mudah tumpah selama pengiriman.
Promosi dapat dilakukan melalui WhatsApp, Instagram, TikTok, serta platform pesan-antar makanan.
