PurwakartaUpdate.com – Hubungan Korea Utara (Korut) dan Korea Selatan (Korsel) kembali memanas. Situasi ini terjadi setelah kedua negara saling melontarkan tuduhan terkait aktivitas militer di kawasan perbatasan.
Korut bahkan mengumumkan bahwa sejumlah unit militernya telah menempati posisi tembak. Pyongyang juga mempertimbangkan penambahan sarana serangan di wilayah perbatasan.
Ketegangan tersebut berkaitan dengan sengketa pemasangan ranjau, aktivitas pasukan di Zona Demiliterisasi (DMZ), serta insiden yang melibatkan tembakan peringatan.
Rangkaian peristiwa itu membuat hubungan kedua negara kembali menjadi sorotan. Upaya untuk meredakan ketegangan pun menghadapi tantangan baru.
Perselisihan terbaru bermula ketika Korea Selatan menuduh Korea Utara memasang ranjau darat yang kemudian meledak di kawasan DMZ. Wilayah tersebut merupakan zona perbatasan yang dijaga ketat oleh kedua negara.
