PurwakartaUpdate.com – Insiden kekerasan yang melibatkan dua anggota Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) terjadi di lingkungan Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Bogor, Rabu, 14 Oktober 2026.
Kedua orang yang terlibat diketahui berasal dari Kabupaten Purwakarta. kejadian ini menjadi perhatian setelah rekaman dugaan penganiayaan beredar di media sosial.
Kepala KPPG Bogor, Haidir, juga membenarkan bahwa insiden itu melibatkan dua anggota SPPI dari Purwakarta.
“ Kejadian yang melibatkan 2 (dua) orang SPPI dari Kabupaten Purwakarta,” kata Haidir dalam keterangan tertulis, Kamis, 15 Oktober 2026.
Menurut Haidir, insiden itu berlangsung di halaman samping kantor KPPG Bogor. Dugaan sementara, kekerasan tersebut dipicu oleh perselisihan antara kedua anggota SPPI.
“ Kejadian terjadi di halaman samping kantor KPPG. Kejadian diduga karena terjadi perselisihan paham tentang suatu hal,” ujarnya.
Saat kejadian berlangsung, Haidir bersama Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubag TU) KPPG sedang menerima tamu di dalam ruangan.
Keduanya kemudian mendengar suara teriakan dari arah samping kantor. Haidir dan Kasubag TU segera mendatangi lokasi untuk melerai pertikaian tersebut.
Setelah insiden mereda, Haidir memanggil kedua anggota SPPI itu dan memberikan teguran keras.
Haidir menyatakan, sebelum meninggalkan kantor, kedua anggota SPPI tersebut telah berdamai dan saling memaafkan.
“ Sebelum pulang dari Kantor KPPG Bogor, kedua SPPI tersebut masing-masing telah berdamai dan memaafkan masing-masing,” jelasnya.
