Ia menegaskan bahwa pihak KPPG Bogor tidak membenarkan tindakan kekerasan dalam bentuk apa pun.
Haidir juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kegaduhan yang muncul akibat kejadian tersebut.
“ KPPG Bogor tidak pernah menoleransi setiap bentuk kekerasan apa pun bentuknya. KPPG Bogor memohon maaf kepada semua pihak atas kegaduhan yang terjadi,” imbuh dia.
Sebelumnya, ada video yang memperlihatkan dugaan penganiayaan di area kantor KPPG Bogor beredar di media sosial.
Dalam rekaman tersebut, seorang pria terlihat berada dalam posisi telungkup di balik pagar besi. Ia mengenakan celana panjang hitam dan kaus dalam berwarna putih.
Pria lain yang mengenakan kemeja lengan panjang tampak memukul atau mencambuk korban menggunakan benda menyerupai selang.
Korban kemudian terlihat mengubah posisi tubuhnya dan kembali menerima satu kali cambukan. Setelah itu, ia memegang bagian belakang tubuhnya dan berusaha menjauh ke sudut ruangan.
Dalam video tersebut, terdengar pula suara pria yang mengatakan, “Ayo ribut, ayo ribut sini.”
Hingga berdasarkan keterangan dalam bahan berita ini, penyebab insiden disebut berkaitan dengan perselisihan antara kedua anggota SPPI. Penjelasan mengenai kejadian tersebut disampaikan oleh Kepala KPPG Bogor.
