PurwakartaUpdate.com – Sakit kepala bagian belakang yang disertai rasa mual merupakan keluhan kesehatan yang sangat umum dialami banyak orang. Kombinasi rasa nyeri di area tengkuk dan perut yang serasa tidak nyaman ini tentu sangat mengganggu aktivitas harian.
Kondisi ini dapat dipicu oleh pelbagai faktor, mulai dari gaya hidup harian seperti stres dan kelelahan, hingga masalah kesehatan serius yang memerlukan penanganan medis segera.
Untuk memahami kondisi tubuh Anda secara lebih mendalam, simak penjelasan lengkap mengenai penyebab umum, pertolongan pertama di rumah, hingga tanda bahaya yang wajib Anda waspadai berikut ini.
Penyebab Utama Sakit Kepala Bagian Belakang dan Mual
Kemunculan rasa nyeri berdenyut atau tegang di tengkuk yang memicu mual umumnya berkaitan erat dengan saraf, otot, atau tekanan darah. Beberapa kondisi medis dan kebiasaan harian yang paling sering menjadi pemicunya meliputi:
-
Sakit Kepala Tegang (Tension Headache)
Ini merupakan penyebab paling dominan. Ketegangan pada otot leher dan kulit kepala akibat stres emosional, kelelahan mata, atau posisi duduk yang buruk membuat kepala belakang terasa seperti diikat kencang. Ketegangan intens ini tak jarang turut merangsang rasa mual.
-
Migrain (Termasuk Migrain Basilar/Vestibular)
Meski identik dengan nyeri sebelah, migrain juga sering berpusat pada area leher dan tengkuk belakang. Gejala khas migrain biasanya diiringi rasa mual muntah, pusing berputar, serta sensitivitas berlebih terhadap cahaya dan suara.
-
Sakit Kepala Servikogenik (Cervicogenic Headache)
Jenis sakit kepala ini bersumber dari masalah struktur pada tulang belakang leher, sendi, atau ketegangan otot leher. Sensasi nyerinya menjalar tajam dari pangkal tengkuk menuju bagian belakang kepala hingga area pelipis.
-
Tekanan Darah Tinggi (Krisis Hipertensi)
Lonjakan tekanan darah yang terjadi secara mendadak dapat menekan pembuluh darah di otak. Kondisi ini kerap menimbulkan sakit kepala hebat di area belakang dekat leher yang disertai pusing berat dan mual.
-
Neuralgia Oksipital (Occipital Neuralgia)
Peradangan, cedera, atau terjepitnya saraf oksipital yakni saraf yang membentang dari leher hingga kulit kepala dapat memicu nyeri tajam bagai tersengat listrik atau berdenyut hebat di area kepala belakang.
-
Postur Tubuh Buruk (Text Neck Syndrome)
Terlalu lama menunduk saat menatap layar smartphone atau laptop memberikan beban berlebih pada otot leher. Posisi ini menekan jaringan saraf di tengkuk sehingga memicu rasa pusing, kaku, dan mual.
1 2
