Close Menu
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Terpopuler

Hari Jadi Purwakarta 2026 Siap Digelar, Catat Jadwal dan Lokasi Kegiatannya

Selasa, 9 Juni 2026

Kisah Keluarga Atmanagara, Keturunan Perintis Purwakarta dan Bogor yang Multi-Talenta

Selasa, 1 Juli 2025

PATRAS dan Karang Taruna RW 06 Sukajadi Santuni Anak Yatim di Momen Hari Jadi Purwakarta

Senin, 22 Juni 2026

Diduga Usai Berselisih dengan Sekelompok Pemuda, Sekuriti Ditemukan Tewas di Tanggul Kayat Jatiluhur

Jumat, 24 Juli 2026

Misteri SINDANGKASIH dalam Sejarah Kepemimpinan KDM dan DALEM SHOLAWAT

Selasa, 21 Juli 2026
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Pemerintahan

Gentengisasi: Bukan Sekadar Atap, Melainkan Menghidupkan Kembali Ekonomi Akar Rumput

By AgahJumat, 2 Oktober 2026

PurwakartaUpdate.com – Program Gentengisasi yang digagas Presiden Prabowo Subianto bukan sekadar soal memilih bahan penutup atap yang lebih sehat bagi masyarakat.

Di balik kebijakan tersebut, tersemat arah strategis yang kuat: mengangkat kembali martabat usaha lokal, memberdayakan perajin rakyat, serta membangun kemandirian ekonomi dari bawah ke atas.

Selama ini, industri kecil dan perajin kerajinan tanah liat kerap terpinggirkan oleh dominasi produk pabrikan besar. Melalui inisiatif ini, negara hadir untuk membuka pintu pasar yang luas sekaligus mendorong peningkatan kualitas perajin agar mampu bersaing secara nasional.

Peluncuran Perdana di Plered, Purwakarta: Awal Langkah Nyata

Kecamatan Plered, Purwakarta, menjadi saksi sejarah dimulainya pelaksanaan program Gentengisasi Nasional pada Jumat, 2 Oktober 2026. Sebanyak 500 ribu genteng hasil karya perajin lokal diberangkatkan menggunakan 125 truk sebagai simbol dimulainya pengiriman perdana.

Acara penting ini dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi negara dan daerah, di antaranya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, serta anggota DPRD setempat.

Baca Juga:  Jika Anda Punya Banyak Utang, Begini Cara Mengatur Keuangannya

Menteri PKP Maruarar Sirait, yang akrab disapa Bang Ara, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar urusan logistik dan pasokan material bangunan.

“Kita ingin memberdayakan UMKM, tapi kualitasnya di-upgrade dulu. Ada efek berantai yang diharapkan: UMKM tumbuh, kualitas meningkat, dan pasar terbuka lebar,” ungkap Maruarar Sirait.

Sebagai sentra kerajinan genteng legendaris, Plered kini dihadapkan pada peluang sekaligus tantangan besar untuk memproduksi dalam jumlah masif dengan standar mutu yang ketat.

Pendampingan Ketat dan Standarisasi SNI untuk Perajin Lokal

Dari proses persiapan yang berlangsung selama enam bulan, pemerintah menemukan fakta bahwa perajin lokal belum sepenuhnya memenuhi standar mutu industri konstruksi modern. Banyak di antara mereka yang belum mengantongi sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI).

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan Pemkab Purwakarta dan Majalengka memberikan pendampingan dan pembinaan menyeluruh. Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, menjelaskan bahwa pemerintah daerah terus mengecek kesiapan produksi serta mendorong terbentuknya ekosistem yang mempertemukan supply dan demand secara langsung.

Baca Juga:  Sulit Menelan Makanan? Bisa Jadi Masalah Kesehatan, Kenali Penyebabnya

Penguatan sentra produksi juga diperluas ke Kabupaten Majalengka. Pemerintah telah menyiapkan pengiriman lanjutan sebanyak 2,4 juta genteng menggunakan 600 truk yang melibatkan 45 perajin lokal.

Dari jumlah tersebut, 34 perajin telah mengantongi SNI, sementara 11 perajin lainnya telah dinyatakan lolos uji keandalan dari instansi terkait.

Selain pembinaan mutu, pemerintah juga memfasilitasi akses pembiayaan yang mudah melalui perbankan nasional seperti BRI dan Bank Jabar demi mendukung ekspansi kapasitas usaha para pelaku UMKM.

Transformasi Ekonomi Menuju Kemandirian Jangka Panjang

Angka-angka pengiriman material ini bukan sekadar statistik produksi semata, melainkan ujian nyata bagi perajin lokal untuk naik kelas. Pasar yang luas telah dibuka oleh pemerintah, namun keberlanjutan usaha tidak boleh bergantung selamanya pada proyek pengadaan negara.

Perajin dituntut mampu menjaga kualitas, memperluas kapasitas, dan mandiri secara bisnis.

Baca Juga:  Bupati Purwakarta: Penentuan Kebijakan Dibutuhkan Sinkronisasi Data Covid-19 di Tingkat Kecamatan

Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menambahkan bahwa genteng-genteng berkualitas ini nantinya akan digunakan untuk menggantikan atap asbes dalam program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Langkah ini dinilai sangat efektif karena tidak hanya memperindah hunian, tetapi juga menjaga kesehatan warga penerima manfaat.

Kepala UPTD Sentra Keramik Plered, Mumun Maemunah, turut menjelaskan bahwa dari total 78 perajin yang ada di wilayahnya, sebagian besar sudah mulai dilibatkan secara bertahap.

Tiga perajin utama telah mengantongi sertifikat SNI, dan Dinas Koperasi serta UKM terus aktif mendampingi perajin lainnya agar segera memenuhi standar kualitas yang telah diuji oleh Balai Besar Keramik.

Pada akhirnya, arti paling berharga dari Program Gentengisasi adalah terjadinya perubahan struktur ekonomi kerakyatan: dari sekadar pemasok lokal menjadi pelaku usaha mandiri yang berstandar tinggi.

Ketika perajin lokal berhasil naik kelas, maka perekonomian nasional dari akar rumput pun ikut terangkat. Itulah esensi sesungguhnya dari membangun bangsa dari bawah.***

Berita Purwakarta Dedi Mulyadi Ekonomi Kerakyatan Maruarar Sirait Plered Purwakarta Prabowo Subianto Program Gentengisasi Standar Nasional Indonesia UMKM Lokal
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link

Berita Lainnya

Ajaib! Puluhan Tahun Terkubur, Mata Air Cikadu Purwakarta Ditemukan Lagi hingga Viral di TikTok

Senin, 19 Oktober 2026

Putus Rantai Kemiskinan Lewat Pendidikan, Ini Harapan Muhaimin untuk Sekolah Rakyat

Senin, 19 Oktober 2026

HUT ke-75 Presiden Prabowo, KDM Doakan Kesehatan dan Kekuatan Memimpin Indonesia

Sabtu, 17 Oktober 2026

Lindungi Siswa dari Kejahatan Jalanan, Bupati Purwakarta Pimpin Patroli Jam Malam Pelajar

Jumat, 16 Oktober 2026

Comments are closed.

Terpopuler

Hari Jadi Purwakarta 2026 Siap Digelar, Catat Jadwal dan Lokasi Kegiatannya

Selasa, 9 Juni 2026

Kisah Keluarga Atmanagara, Keturunan Perintis Purwakarta dan Bogor yang Multi-Talenta

Selasa, 1 Juli 2025

PATRAS dan Karang Taruna RW 06 Sukajadi Santuni Anak Yatim di Momen Hari Jadi Purwakarta

Senin, 22 Juni 2026

Diduga Usai Berselisih dengan Sekelompok Pemuda, Sekuriti Ditemukan Tewas di Tanggul Kayat Jatiluhur

Jumat, 24 Juli 2026

Misteri SINDANGKASIH dalam Sejarah Kepemimpinan KDM dan DALEM SHOLAWAT

Selasa, 21 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Privacy Policy
  • Indeks
© 2026 purwakartaupdate.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.