Purwakartaupdate.com, Purwakarta – Destinasi wisata berbasis alam di Kabupaten Purwakarta bertambah lagi. Bertempat di Desa Bojong Timur, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, Gunung Rahayu diresmikan, pada Sabtu, 25 Juli 2026.
Suasana hening, udara bersih, dan embun pagi yang menyelimuti kawasan ini menciptakan pengalaman wisata yang menenangkan, jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.
Untuk menuju puncak ketinggiannya 1.147 meter di atas permukaan laut (mdpl) emang butuh fisik yang kuat dan prima, karena jalurnya memang cukup menantang karena sebagian akses masih berupa jalan tanah. Namun, rasa lelah akan terbayar lunas begitu tiba di kawasan Gunung Rahayu.
Kawasan ini cocok dikunjungi warga yang ingin menikmati panorama alam yang masih asri, berkemah, hingga melepas penat bersama keluarga maupun teman.
Harga tiket masuk pun tergolong sangat terjangkau, yakni cuma Rp10.000 per orang. Tarif parkir dipatok mulai Rp.2.000 hingga Rp5.000 untuk sepeda motor. Pengelola juga menyediakan penyewaan tenda dengan tarif bervariasi.
Kawasan wisata ini beroperasi selama 24 jam sehingga pengunjung dapat datang kapan saja. Namun, pengunjung disarankan melakukan reservasi terlebih dahulu, terutama saat akhir pekan atau musim liburan agar mendapatkan area camping terbaik.
Kepala Desa (Kades) Bojong Timur, Dedi Junaedi mengungkapkan bahwa kawasan wisata Gunung Rahayu mulai dibangun sekitar delapan bulan lalu melalui semangat gotong royong masyarakat serta pihak lainnya.
“Awalnya ini hanya jalan setapak. Berkat kebersamaan masyarakat, sekarang akses menuju lokasi sudah diperlebar menjadi sekitar 1,5 meter sehingga lebih nyaman dilalui pengunjung,” ujarnya, pada Minggu, 26 Juli 2026.
Dedi menjelaskan, Gunung Rahayu memiliki ketinggian sekitar 1.147 meter di atas permukaan laut (mdpl). Jalur pendakiannya relatif landai sehingga aman dilalui anak-anak, orang tua, maupun pendaki pemula.
“Saat ini pengelola telah membangun tiga pos peristirahatan bagi pengunjung untuk beristirahat saat mendaki. Di setiap pos juga tersedia pedagang yang menjual kopi, minuman, dan makanan ringan. Jadi sambil menikmati pemandangan bisa santai dulu,” ungkap Dedi.
