Close Menu
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Terpopuler

Hari Jadi Purwakarta 2026 Siap Digelar, Catat Jadwal dan Lokasi Kegiatannya

Selasa, 9 Juni 2026

Kisah Keluarga Atmanagara, Keturunan Perintis Purwakarta dan Bogor yang Multi-Talenta

Selasa, 1 Juli 2025

PATRAS dan Karang Taruna RW 06 Sukajadi Santuni Anak Yatim di Momen Hari Jadi Purwakarta

Senin, 22 Juni 2026

Diduga Usai Berselisih dengan Sekelompok Pemuda, Sekuriti Ditemukan Tewas di Tanggul Kayat Jatiluhur

Jumat, 24 Juli 2026

Misteri SINDANGKASIH dalam Sejarah Kepemimpinan KDM dan DALEM SHOLAWAT

Selasa, 21 Juli 2026
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Wisata

Tingginya Covid-19 di Indonesia, Warga Australia Rela Pulang Dengan Harga Mahal

By RedaksiJumat, 30 Juli 2021

PURWAKARTAUPDATE.com | Sejumlah warga Australia yang berada di Indonesia dilaporkan rela merogoh kocek hingga puluhan juta rupiah agar bisa pulang ke kampung halaman menggunakan kapal phinisi.

Beberapa warga Negeri Kanguru itu rela membayar mahal buat ongkos pulang, demi menghindari krisis penularan virus corona (Covid-19) yang terus memburuk di Indonesia.

Sebagaimana dilansir The Australian, seorang warga Australia yang memiliki usaha biro perjalanan wisata laut di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Brendan Nuir, mengaku diminta membantu memulangkan sesama warga Australia dari Indonesia.

Bahkan, menurut dia, rekan senegaranya tidak segan merogoh kocek biaya perjalanan hingga AU$3500 (sekitar Rp37 juta) untuk satu orang menggunakan kapal phinisi miliknya.

Padahal, waktu tempuh perjalanan laut dari Kupang, Indonesia menuju ke Darwin, Australia membutuhkan waktu hingga 67 jam.

Baca Juga:  Lemari Piring Multifungsi, Begini Cara Memilihnya

Brendan kini menjadi salah satu tumpuan bagi rekan senegaranya untuk bisa pulang ke Australia ketimbang harus menunggu di Indonesia di tengah situasi yang karut-marut seperti saat ini.

“Tahun lalu ada beberapa orang yang ingin menyewa kapal saya untuk pulang ke Australia, tetapi pemerintah Indonesia tidak memberikan izin,” katanya, dikutip dari CNN Indonesia, Rabu (28/7/2021).

“Sekarang kami tinggal menunggu izin dari Darwin apakah dibolehkan datang. Cuma itu hambatan kami saat ini,” kata Brendan.

Pilihan menumpang kapal milik Brendan atau menyewa pesawat pribadi menjadi jalan terakhir bagi sebagian besar warga Australia yang bermukim di Indonesia untuk pulang kampung. 

Sebab, sejumlah maskapai dunia juga menolak terbang ke Indonesia akibat lonjakan kasus Covid-19. Bahkan antrean untuk menunggu giliran diberangkatkan sudah cukup padat.

Baca Juga:  Sidang Perkara Lanjutan Herdon Samosir Ada Kejanggalan Saat Pemeriksaan 8 Saksi

Hal itu juga menjadi celah bisnis bagi segelintir kalangan yang memanfaatkan situasi. Pengelola pesawat sewaan terus menaikkan harga tiket bagi para ekspatriat yang ingin segera pulang dari Indonesia.

Sementara itu, Charlie Knoles dan sang istri, Liddy Arens, beserta ketiga anak mereka juga sedang berupaya bisa segera pulang ke kampung halaman mereka di Perth. 

Namun, ternyata hal itu tidak mudah karena harga tiket pesawat sewaan dari Indonesia terus melambung.

“Kami punya teman sesama warga Australia di sini yang pulang dengan menyewa pesawat pribadi, tetapi harga tiketnya naik terus,” kata Knoles yang membuka praktik meditasi di Bali, seperti dilansir ABC Australia.

Baca Juga:  Fenomena Manusia Bisa Berjalan di Atas Air Waduk Jatiluhur, Benarkah?

Knoles dan sang istri terinfeksi Covid-19 pada tahun lalu. Kini mereka cemas dengan kondisi ketiga anak mereka, di mana salah satunya, mengidap asma, jika tinggal lebih lama di Indonesia.

Akhirnya Knoles dan istri yang sudah lima tahun bermukim di Bali memilih mengirim anak sulung mereka ke AS yang dinilai lebih aman dan terjamin.

“Harga tiket untuk satu orang mencapai AU$7000 (sekitar Rp74 juta). Uang kami tidak cukup membayar tiket sekali jalan ke Perth untuk lima orang,” kata Knoles. (Red)

Sejak penularan Covid-19 di Indonesia terus memburuk, sejumlah negara seperti Jepang hingga Arab Saudi telah mengimbau warganya yang ada di Tanah Air untuk pulang.(Red)

Berita Purwakarta Purwakarta Update Warga Australia Warga Australia Pulang Harga Mahal Wisata Australia
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link

Berita Lainnya

HUT ke-1 Pasar Sasagaran Bungursari: Sukses Dongkrak UMKM Lokal, Om Zein Disambut Tangis Bahagia Warga

Selasa, 29 September 2026

10 Tempat Makan Kuliner Jepang di Purwakarta yang Paling Enak, Hits, dan Murah!

Sabtu, 26 September 2026

Rekomendasi Kuliner Purwakarta: SHSD Sambel Hejo Sambel Dadak Ciganea yang Tak Pernah Sepi Pengunjung

Sabtu, 26 September 2026

Pecinta Makanan Wajib Tahu! 6 Tempat Makan Paling Populer di Purwakarta

Kamis, 24 September 2026
Leave A Reply

Are you human? Please solve:Captcha


Terpopuler

Hari Jadi Purwakarta 2026 Siap Digelar, Catat Jadwal dan Lokasi Kegiatannya

Selasa, 9 Juni 2026

Kisah Keluarga Atmanagara, Keturunan Perintis Purwakarta dan Bogor yang Multi-Talenta

Selasa, 1 Juli 2025

PATRAS dan Karang Taruna RW 06 Sukajadi Santuni Anak Yatim di Momen Hari Jadi Purwakarta

Senin, 22 Juni 2026

Diduga Usai Berselisih dengan Sekelompok Pemuda, Sekuriti Ditemukan Tewas di Tanggul Kayat Jatiluhur

Jumat, 24 Juli 2026

Misteri SINDANGKASIH dalam Sejarah Kepemimpinan KDM dan DALEM SHOLAWAT

Selasa, 21 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Privacy Policy
  • Indeks
© 2026 purwakartaupdate.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.