Close Menu
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Terpopuler

751 Sekolah Swasta Jabar Siap Tampung Siswa yang Tak Masuk Negeri

Senin, 15 Juni 2026

Ratusan Jemaah Haji Kloter 12 KJT Tiba Di Purwakarta, Satu Orang Masih Dirawat Di Arab Saudi

Rabu, 10 Juni 2026

Dedi Mulyadi Bakal Prioritaskan Pembangunan Mushola di Jawa Barat

Sabtu, 13 Juni 2026

Tinjau SPMB Jabar, Dedi Mulyadi Minta Orang Tua Siswa Tidak Panik

Rabu, 10 Juni 2026

Bentuk Pelayanan Masyarakat, Polres Purwakarta Tempatkan Personel Sambut Kepulangan Jemaah Haji

Rabu, 10 Juni 2026
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Ragam

Domyak: Gema Tradisi Purwakarta yang Hampir Terlupa, Ini Pesan Aa Komara

By Sahril SidikJumat, 25 Juli 2025
Domyak, kesenian khas Purwakarta yang telah jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia. Foto: dok. Yosi Agustiawan

Purwakartaupdate.com, Purwakarta – “Ketika hujan tak turun dan ladang mulai retak, warga Pasir Angin memanggil langit bukan dengan teriakan, tetapi dengan tabuhan tradisi kuno bernama Domyak, sebuah kesenian yang hampir hilang ditelan zaman.”

Terletak di Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Desa Pasir Angin menyimpan kekayaan budaya yang tak banyak diketahui publik.

Salah satu warisan tersebut adalah kesenian Domyak, seni pertunjukan tradisional yang dahulu kerap hadir saat musim kemarau melanda, sebagai bagian dari mapag hujan ritual memohon turunnya hujan kepada Sang Pencipta.

Baca Juga:  Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Purwakarta Kian Gencar Hingga ke Perkampungan

Menurut cerita masyarakat setempat, Domyak adalah seni peninggalan leluhur yang diwariskan secara turun-temurun.

Dulu, namanya adalah Buncis, namun pada era 1980-an berganti nama menjadi Domyak, mengikuti kelompok seni pimpinan Mama Nuria dan Abah Janata.

1 2 3 4 5
Domyak Kesenian Khas Purwakarta Kesenian Tradisonal
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link

Berita Lainnya

Dedi Mulyadi Bakal Prioritaskan Pembangunan Mushola di Jawa Barat

Sabtu, 13 Juni 2026

Kemenhaj Purwakarta Ungkap Kondisi Jemaah Yang Masih Dirawat Di Arab Saudi

Jumat, 12 Juni 2026

Perkuat Pemberantasan Narkoba, Polres Purwakarta Gelar Sosialisasi P4GN Di Markas TNI

Kamis, 11 Juni 2026

Mekanisme PAW Sesuai PKPU Nomor 3 Tahun 2025 Di Sosialisasikan KPU Purwakarta

Kamis, 11 Juni 2026

Comments are closed.

Terpopuler

751 Sekolah Swasta Jabar Siap Tampung Siswa yang Tak Masuk Negeri

Senin, 15 Juni 2026

Ratusan Jemaah Haji Kloter 12 KJT Tiba Di Purwakarta, Satu Orang Masih Dirawat Di Arab Saudi

Rabu, 10 Juni 2026

Dedi Mulyadi Bakal Prioritaskan Pembangunan Mushola di Jawa Barat

Sabtu, 13 Juni 2026

Tinjau SPMB Jabar, Dedi Mulyadi Minta Orang Tua Siswa Tidak Panik

Rabu, 10 Juni 2026

Bentuk Pelayanan Masyarakat, Polres Purwakarta Tempatkan Personel Sambut Kepulangan Jemaah Haji

Rabu, 10 Juni 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Privacy Policy
  • Indeks
© 2026 purwakartaupdate.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.