Close Menu
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Terpopuler

Hari Jadi Purwakarta 2026 Siap Digelar, Catat Jadwal dan Lokasi Kegiatannya

Selasa, 9 Juni 2026

PATRAS dan Karang Taruna RW 06 Sukajadi Santuni Anak Yatim di Momen Hari Jadi Purwakarta

Senin, 22 Juni 2026

Diduga Usai Berselisih dengan Sekelompok Pemuda, Sekuriti Ditemukan Tewas di Tanggul Kayat Jatiluhur

Jumat, 24 Juli 2026

Misteri SINDANGKASIH dalam Sejarah Kepemimpinan KDM dan DALEM SHOLAWAT

Selasa, 21 Juli 2026

Perdana! Hari Jadi Purwakarta ke-195, Masyarakat Edukasi Sejarah dengan Twibbon

Sabtu, 18 Juli 2026
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Ragam

Domyak: Gema Tradisi Purwakarta yang Hampir Terlupa, Ini Pesan Aa Komara

By RedaksiJumat, 25 Juli 2025
Domyak, kesenian khas Purwakarta yang telah jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia. Foto: dok. Yosi Agustiawan
Domyak, kesenian khas Purwakarta yang telah jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia. Foto: dok. Yosi Agustiawan

“Hanya segelintir orang tua yang masih bisa memainkan alat musiknya. Kalau tidak dilestarikan, Domyak tinggal sejarah,” tuturnya.

Salah satu ciri khas dari Domyak adalah ngibakan ucing (ritual memandikan kucing). Prosesi ini dimulai dengan arak-arakan kucing yang dimasukkan ke dalam dongdang ucing (kurungan bambu), diiringi tetabuhan seperti angklung, dogdog, kendang, goong, dan bedug. Arak-arakan ini menuju sumber mata air, tempat digelarnya ritual pemanggilan hujan.

Ritual diawali dengan mupuhun, semacam upacara meminta izin kepada alam dan Tuhan, dipimpin oleh Pangasuh atau pemuka adat. Setelah doa-doa dilantunkan, seekor kucing disiram air sebagai simbol penyucian.

Baca Juga:  Jelang HUT Bhayangkara Ke-76, Polsek Jatiluhur Gelar Bakti Sosial di Pesantren As Salaaf

“Kucing itu dimandikan bukan karena kotor, tapi sebagai pengingat bahwa manusialah yang harus rajin membersihkan diri,” ujar Yosi.

Domyak bukan sekadar seni pertunjukan, ia adalah cermin cara masyarakat berinteraksi dengan alam, menjaga keseimbangan, dan menyampaikan harapan dalam bentuk yang indah. Namun, sejak wafatnya tokoh kunci seperti Abah Jumanta, gaung Domyak kian meredup.

1 2 3 4 5
Domyak Kesenian Khas Purwakarta Kesenian Tradisonal
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link

Berita Lainnya

Kemarau Melanda, Polsek Plered Bersama Instansi Di Purwakarta Salurkan Bantuan Air Bersih

Sabtu, 8 Agustus 2026

Kang Lantar dan Teh Rhaisya Siap Wakili Purwakarta di Mojang Jajaka Jawa Barat 2026

Jumat, 7 Agustus 2026

PHENOM RONIN CYPHER FIGHT 5 Siap Guncang Purwakarta, Satukan Skena Combat Sport dan Industri Kreatif Lokal

Jumat, 7 Agustus 2026

Disiplin Dan Semangat, Linmas Bojong Barat Juarai LKBB Tingkat Kecamatan Bojong

Kamis, 6 Agustus 2026

Comments are closed.

Terpopuler

Hari Jadi Purwakarta 2026 Siap Digelar, Catat Jadwal dan Lokasi Kegiatannya

Selasa, 9 Juni 2026

PATRAS dan Karang Taruna RW 06 Sukajadi Santuni Anak Yatim di Momen Hari Jadi Purwakarta

Senin, 22 Juni 2026

Diduga Usai Berselisih dengan Sekelompok Pemuda, Sekuriti Ditemukan Tewas di Tanggul Kayat Jatiluhur

Jumat, 24 Juli 2026

Misteri SINDANGKASIH dalam Sejarah Kepemimpinan KDM dan DALEM SHOLAWAT

Selasa, 21 Juli 2026

Perdana! Hari Jadi Purwakarta ke-195, Masyarakat Edukasi Sejarah dengan Twibbon

Sabtu, 18 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Privacy Policy
  • Indeks
© 2026 purwakartaupdate.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.