Close Menu
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Terpopuler

Hari Jadi Purwakarta 2026 Siap Digelar, Catat Jadwal dan Lokasi Kegiatannya

Selasa, 9 Juni 2026

Kisah Keluarga Atmanagara, Keturunan Perintis Purwakarta dan Bogor yang Multi-Talenta

Selasa, 1 Juli 2025

PATRAS dan Karang Taruna RW 06 Sukajadi Santuni Anak Yatim di Momen Hari Jadi Purwakarta

Senin, 22 Juni 2026

Diduga Usai Berselisih dengan Sekelompok Pemuda, Sekuriti Ditemukan Tewas di Tanggul Kayat Jatiluhur

Jumat, 24 Juli 2026

Misteri SINDANGKASIH dalam Sejarah Kepemimpinan KDM dan DALEM SHOLAWAT

Selasa, 21 Juli 2026
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Ragam

Bocah Pengidap Hidrosefalus Terpaksa Diikat, Bela Purwakarta Tunjukkan Kepedulian

By RedaksiSelasa, 8 April 2025
Bela Purwakarta saat mengunjungi kediaman orang tua Habibi, bocah Pengidap Hidrosefalus yang terpaksa diikat di Kampung Parapatan, Desa Selaawi, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta. (Foto: Purwakarta Update)

Purwakartaupdate.com, Purwakarta – Wadah silaturahmi lintas komunitas dan organisasi, Bela Purwakarta, mengunjungi Habibi (6), seorang bocah asal Kampung Parapatan, RT 18 RW 09, Desa Selaawi, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta, yang sejak bayi telah berjuang melawan penyakit hidrosefalus pada Selasa 8 April 2025.

Habibi adalah anak dari pasangan Mustakim (61) dan Idoh (43). Ia didiagnosis mengidap hidrosefalus penyakit yang menyebabkan penumpukan cairan di dalam otak sejak usia 8 bulan.

Kondisi tersebut membuat Habibi harus menjalani rangkaian operasi besar, termasuk pemasangan Ventriculoperitoneal Shunt (VP Shunt), yakni selang dari kepala hingga perut, untuk membantu mengalirkan cairan berlebih dari otaknya.

Baca Juga:  Ditlantas Polda Jabar: 1,2 Juta Kendaraan Mudik ke Jawa Barat

“Habibi sudah menjalani tiga kali operasi sejak usia satu tahun. Sampai hari ini, pengobatan dan pemantauan rutin terus dilakukan,” ujar Mustakim, ayah Habibi saat ditemui dirumahnya, Selasa (8/4/2025).

Namun, efek dari pemasangan selang tersebut membuat Habibi mengalami perubahan perilaku yang signifikan. Ia menjadi hiperaktif dan emosinya sulit dikendalikan. Ia sering kabur dari rumah dan berlari dengan kecepatan luar biasa, melempar benda-benda, dan tak mengenal rasa takut terhadap bahaya.

1 2 3
Bela Purwakarta Habibi Hidrosefalus Purwakarta
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link

Berita Lainnya

Jelang UNGA 2026 di New York, Pengamat Soroti Masa Depan Timur Tengah: Diplomasi Dunia Belum Mampu Mengakhiri Tragedi Kemanusiaan

Minggu, 20 September 2026

124 Telepon Seluler Disita dari Kamar Hunian Lapas Kelas IIB Purwakarta

Sabtu, 19 September 2026

Jalan Lingkungan di Desa Cigelam Mulai Diperbaiki, Warga: Alhamdulillah Sekarang Lebih Nyaman

Sabtu, 19 September 2026

COSMIC, Band Hard Rock Asal Purwakarta yang Konsisten Berkarya Sejak 2020

Sabtu, 19 September 2026

Comments are closed.

Terpopuler

Hari Jadi Purwakarta 2026 Siap Digelar, Catat Jadwal dan Lokasi Kegiatannya

Selasa, 9 Juni 2026

Kisah Keluarga Atmanagara, Keturunan Perintis Purwakarta dan Bogor yang Multi-Talenta

Selasa, 1 Juli 2025

PATRAS dan Karang Taruna RW 06 Sukajadi Santuni Anak Yatim di Momen Hari Jadi Purwakarta

Senin, 22 Juni 2026

Diduga Usai Berselisih dengan Sekelompok Pemuda, Sekuriti Ditemukan Tewas di Tanggul Kayat Jatiluhur

Jumat, 24 Juli 2026

Misteri SINDANGKASIH dalam Sejarah Kepemimpinan KDM dan DALEM SHOLAWAT

Selasa, 21 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Privacy Policy
  • Indeks
© 2026 purwakartaupdate.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.