Close Menu
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Terpopuler

Hari Jadi Purwakarta 2026 Siap Digelar, Catat Jadwal dan Lokasi Kegiatannya

Selasa, 9 Juni 2026

Kisah Keluarga Atmanagara, Keturunan Perintis Purwakarta dan Bogor yang Multi-Talenta

Selasa, 1 Juli 2025

PATRAS dan Karang Taruna RW 06 Sukajadi Santuni Anak Yatim di Momen Hari Jadi Purwakarta

Senin, 22 Juni 2026

Diduga Usai Berselisih dengan Sekelompok Pemuda, Sekuriti Ditemukan Tewas di Tanggul Kayat Jatiluhur

Jumat, 24 Juli 2026

Misteri SINDANGKASIH dalam Sejarah Kepemimpinan KDM dan DALEM SHOLAWAT

Selasa, 21 Juli 2026
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Ragam

Bocah Pengidap Hidrosefalus Terpaksa Diikat, Bela Purwakarta Tunjukkan Kepedulian

By RedaksiSelasa, 8 April 2025
Bela Purwakarta saat mengunjungi kediaman orang tua Habibi, bocah Pengidap Hidrosefalus yang terpaksa diikat di Kampung Parapatan, Desa Selaawi, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta. (Foto: Purwakarta Update)

“Televisi sudah hancur, jendela rumah pernah didobraknya, dan Habibi kerap melarikan diri tanpa arah. Bahkan, saat mendengar orang menangis, ia justru semakin berontak,” ungkap Idoh, ibunda Habibi.

Kekuatan fisik Habibi juga disebut melebihi anak seusianya. Dalam kondisi tertentu, keluarga bahkan terpaksa menggunakan pengikat sebagai upaya terakhir, bukan sebagai bentuk kekerasan, melainkan untuk mencegah Habibi melukai diri sendiri maupun orang lain.

Lebih menyedihkan lagi, orang tua Habibi sudah habis-habisan menjual barang-barang berharga mereka untuk membiayai operasi dan pengobatan Habibi. Mereka kini hanya bisa mengandalkan niat baik dan kepedulian dari berbagai pihak untuk melanjutkan perawatan Habibi.

Baca Juga:  Ikuti Perkembangan Jaman, Pengrajin Keramik Plered Terus Berinovasi

Kini, kondisi keluarga semakin berat karena ayah Habibi mengalami stroke ringan, diduga karena beban pikiran memikirkan kondisi anaknya yang tak kunjung membaik. Sang ibu kini harus merawat dua orang sekaligus: Habibi dan suaminya yang sakit.

Kunjungan yang dilakukan oleh Bela Purwakarta ini menjadi bentuk kepedulian dan dukungan moral kepada keluarga Habibi, yang selama bertahun-tahun berjuang dengan segala keterbatasan.

1 2 3
Bela Purwakarta Habibi Hidrosefalus Purwakarta
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link

Berita Lainnya

Jelang UNGA 2026 di New York, Pengamat Soroti Masa Depan Timur Tengah: Diplomasi Dunia Belum Mampu Mengakhiri Tragedi Kemanusiaan

Minggu, 20 September 2026

124 Telepon Seluler Disita dari Kamar Hunian Lapas Kelas IIB Purwakarta

Sabtu, 19 September 2026

Jalan Lingkungan di Desa Cigelam Mulai Diperbaiki, Warga: Alhamdulillah Sekarang Lebih Nyaman

Sabtu, 19 September 2026

COSMIC, Band Hard Rock Asal Purwakarta yang Konsisten Berkarya Sejak 2020

Sabtu, 19 September 2026

Comments are closed.

Terpopuler

Hari Jadi Purwakarta 2026 Siap Digelar, Catat Jadwal dan Lokasi Kegiatannya

Selasa, 9 Juni 2026

Kisah Keluarga Atmanagara, Keturunan Perintis Purwakarta dan Bogor yang Multi-Talenta

Selasa, 1 Juli 2025

PATRAS dan Karang Taruna RW 06 Sukajadi Santuni Anak Yatim di Momen Hari Jadi Purwakarta

Senin, 22 Juni 2026

Diduga Usai Berselisih dengan Sekelompok Pemuda, Sekuriti Ditemukan Tewas di Tanggul Kayat Jatiluhur

Jumat, 24 Juli 2026

Misteri SINDANGKASIH dalam Sejarah Kepemimpinan KDM dan DALEM SHOLAWAT

Selasa, 21 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Privacy Policy
  • Indeks
© 2026 purwakartaupdate.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.