Close Menu
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Terpopuler

Hari Jadi Purwakarta 2026 Siap Digelar, Catat Jadwal dan Lokasi Kegiatannya

Selasa, 9 Juni 2026

Kisah Keluarga Atmanagara, Keturunan Perintis Purwakarta dan Bogor yang Multi-Talenta

Selasa, 1 Juli 2025

PATRAS dan Karang Taruna RW 06 Sukajadi Santuni Anak Yatim di Momen Hari Jadi Purwakarta

Senin, 22 Juni 2026

Diduga Usai Berselisih dengan Sekelompok Pemuda, Sekuriti Ditemukan Tewas di Tanggul Kayat Jatiluhur

Jumat, 24 Juli 2026

Misteri SINDANGKASIH dalam Sejarah Kepemimpinan KDM dan DALEM SHOLAWAT

Selasa, 21 Juli 2026
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Bisnis

Musim Hujan, Pelaku Usaha Keramik Plered Alami Penurunan Produksi dan Omzet

By RedaksiJumat, 24 Desember 2021
Pengrajin keramik di Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta. (JabarNews)

Purwakarta Update | Hampir setiap hari intensitas hujan di Kabupaten Purwakarta cukup tinggi dan merata terjadi hampir di seluruh wilayah. Rupanya hal tersebut berdampak pada penurunan produksi hingga omzet sejumlah pelaku usaha gerabah atau keramik di Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta.

Menurut, salah seorang pelaku usaha kramik Plered, Asep Supriatna, pada awal musim hujan saat ini, rata-rata omzet para pelaku usaha keramik berbahan dasar tanah liat di wilayah setempat turun hingga sebesar 50 persen.

Baca Juga:  Purwakarta Siap Gelar PTM, Siswa SMAN 1 Babakancikao Jalani Vaksinasi

“Musim hujan omzet turun mungkin karena pembeli berkurang dan kebanyakan pembeli atau peminat keramik malas keluar karena hujan dan memilih berdiam diri di rumah,” kata Asep, pada Jumat (24/12/2021).

Selain permintaan berkurang, Asep mengaku, musim hujan pun berdampak pada penurunan produksi kramik. Hal itu disebabkan proses pengeringan lebih memakan waktu dibandingkan seperti biasanya atau pada musim kemarau.

“Selama musim penghujan, proses pengeringan tidak dijemur di bawah matahari, melainkan disimpan di atas rak. Kalau musim kemarau tiga hari sudah siap bakar, kalau sekarang (musim hujan) kadang satu minggu juga belum kering,” bebernya.

Baca Juga:  Sinergi Bersama HIPMI dan Pembangunan Kekuatan Ekonomi Baru di Purwakarta
1 2
Keramik Plered Musim Hujan Pengrajin Keramik Plered Purwakarta Sentra Keramik Plered
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link

Berita Lainnya

Bukan Penambangan! Aktivitas di Desa Cipinang Ternyata Program Cetak Sawah Baru Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Senin, 24 Agustus 2026

Inovasi Green Living di Kampung 40: Vertical Garden Berbasis Limbah untuk Mendukung Ketahanan Pangan oleh KKNT Inovasi IPB

Sabtu, 22 Agustus 2026

Hunian Strategis di Kawasan Timur Jakarta: Akses Transportasi Umum Jadi Kunci Kenyamanan dan Kualitas Hidup

Selasa, 18 Agustus 2026

Video Dugaan Kekerasan Terhadap Anak Viral di Medsos, Polres Purwakarta Amankan Terduga Pelaku

Kamis, 13 Agustus 2026
Leave A Reply

Are you human? Please solve:Captcha


Terpopuler

Hari Jadi Purwakarta 2026 Siap Digelar, Catat Jadwal dan Lokasi Kegiatannya

Selasa, 9 Juni 2026

Kisah Keluarga Atmanagara, Keturunan Perintis Purwakarta dan Bogor yang Multi-Talenta

Selasa, 1 Juli 2025

PATRAS dan Karang Taruna RW 06 Sukajadi Santuni Anak Yatim di Momen Hari Jadi Purwakarta

Senin, 22 Juni 2026

Diduga Usai Berselisih dengan Sekelompok Pemuda, Sekuriti Ditemukan Tewas di Tanggul Kayat Jatiluhur

Jumat, 24 Juli 2026

Misteri SINDANGKASIH dalam Sejarah Kepemimpinan KDM dan DALEM SHOLAWAT

Selasa, 21 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Privacy Policy
  • Indeks
© 2026 purwakartaupdate.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.