Menurut dia, wisatawan dapat memperoleh pengalaman baru dengan mengunjungi destinasi yang belum pernah dieksplorasi sebelumnya, termasuk desa wisata yang menawarkan aktivitas dan budaya berbeda dari keseharian masyarakat perkotaan.
“Ada banyak hal seru yang bisa dieksplorasi di Kabupaten Purwakarta. Wisatawan bisa mulai dengan berburu hidden gem atau pesona alam khas Kabupaten Purwakarta. Banyak objek wisata di Kabupaten Purwakarta yang menarik untuk dikunjungi,” Ucapnya.
Selain itu, lanjut Anis, bisa mencoba kuliner lokal yang belum pernah disambangi, keliling kota untuk melihat sudut-sudut baru, hingga staycation bernuansa alam.
“Di Kabupaten Purwakarta juga ada Desa Wisata yang bisa dikunjungi. Di desa wisata, wisatawan bisa mendapatkan pengalaman autentik seperti menginap di rumah warga, belajar kerajinan tangan, hingga ikut serta dalam tradisi setempat yang mustahil ditemui di hiruk-pikuk kota besar,” Sebutnya.
Selain menyenangkan, kata Anis, micro tourism juga membawa dampak positif. “Kehadiran wisatawan micro tourism turut membantu menggerakkan roda ekonomi warga sekitar. Hal ini tentu membuka peluang usaha baru bagi masyarakat setempat,” Ucap Anis.
Tak hanya soal ekonomi, gaya berwisata ini juga secara alami mendorong warga dan wisatawan untuk sama-sama menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan. Dengan begitu, daerah tersebut akan selalu asri dan nyaman dikunjungi. (*)
